Connect with us

Daerah

Zulkifli Hasan Siap Jaminkan Diri untuk Ahmad Dhani

JARRAK.ID

Published

on

Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan (Doc. Net)

SURABAYA – JARRAK.ID – Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan mengatakan dirinya siap menjadi jaminan bagi Ahmad Dhani yang saat ini sedang menjalani penahanan di Rutan Medaeng, Sidoarjo dalam kasus pencemaran nama baik.

Sebelumnya Ahmad Dhani memang sudah mengajukan permohonan penangguhan penahanan ke Pengadilan Tinggi DKI Jakarta.

“Saya siap untuk menjamin. Kalau memang diperlukan agar Dhani bisa penangguhan penahanan,” kata Zulkifli di Rutan Klas 1 Surabaya, Medaeng, Sidoarjo, Sabtu, (23/02/2019).

Zulkifli yang datang mengenakan baret ungu dengan didampingi sejumlah anggota Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa Indonesia (IARMI) itu menegaskan pentolan band Dewa 19 itu adalah pejuang.

Dalam permohonan itu, ada sejumlah pihak yang menjamin penangguhan Dhani, di antaranya Prabowo Subianto, Fadli Zon, dan Fahri Hamzah.

“Penangguhannya, sebagai penjamin ada, Pak Prabowo, Bang Fadli Zon, dan Pak Fahri Hamzah, dan pihak keluarga, sudah kita ajukan ke PT kemarin sudah masuk,” kata Zahid saat dikonfirmasi, Sabtu, (23/02/2019).

Menurut dia, Ahmad Dhani pantas mendapatkan penangguhan penahanan karena ia yakin kliennya tidak akan lari dari proses hukum yang saat ini sedang berlangsung.

“Karena layak enggak layaknya itu kan kalau memang ada penjamin, dan menjamin (Dhani) tidak akan kemana-mana, ya layak dikabulkan,” ujar dia.

Dhani sendiri kini tengah menjalani penahanan selama 30 hari, berdasarkan putusan Pengadilan Tinggi Jakarta.

Dalam perkara pencemaran nama baik lewat ujaran ‘idiot’ ini, Dhani didakwa dengan Pasal 45 Ayat 3 juncto Pasal 27 Ayat (3) UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang UU ITE.

Baca Juga:  Korban Tsunami Selat Sunda: 168 Orang Meninggal, 745 Luka dan 30 Hilang

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Berita Populer