Connect with us

Daerah

Yuk Intip Suasana Kemeriahan JJS Perayaan HUT RI ke-74 di Desa Payudan Dundang Sumenep

MUHAMMAD KAYYIS AR

Published

on

Kegiatan Jalan-Jalan Santai (JJS) yang dilaksanakan Pemdes Payudan Dundang, Guluk-Guluk, Sumenep, Kamis, 22 Agustus 2019 (Doc. JARRAK)

SUMENEP – JARRAK.ID – Pemerintah Desa (Pemdes) Payudan Dundang, Guluk-Guluk, Sumenep melaksanakan kegiatan Jalan-Jalan Santai (JJS), dalam rangka ikut memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke-74, Kamis, (22/08/2019).

Selain itu, JJS dilepas langsung oleh Penjabat (Pj) Desa Payudan Dundang, Muhlis sekitar jam 06.00 WIB.

Anak-anak ikut menjadi peserta JJS yang dilaksanakan Pemdes Payudan Dundang, Guluk-Guluk, Sumenep (Doc. JARRAK)

Pantauan Jarrak.id, tampak ribuan masyarakat turut berpartisipasi dalam kegiatan ini, mulai dari anak-anak, remaja sampai orang dewasa.

Para peserta akan menempuh jalur sekitar 2 kilometer yang mengelilingi wilayah Desa Payudan Dundang sebelum mencapai garis finish.

Ibu-ibu juga terlihat ikut menjadi peserta JJS (Doc. JARRAK)

Panitia juga menyediakan berbagai jenis dan aneka hadiah menarik bagi para peserta JJS yang beruntung.

Peserta juga akan dihibur oleh musik dangdut bernuansa islami yang sengaja dihadirkan oleh panitia penyelenggara.

Pengibaran bendera raksasa sepanjang 3,5 meter (Doc. JARRAK)

Selain itu, juga dilakukan pengibaran bendera raksasa sepanjang 5 meter dan lebar 3 meter yang ikut disaksikan ribuan masyarakat Payudan Dundang.

Ketua Panitia Kegiatan, Abd Samad mengatakan bahwa rangkaian kegiatan yang dilaksanakan Pemdes Payudan Dundang sebagai wujud ikut memperingati HUT RI ke-74.

Musik dangdut islami yang dihadirkan panitia untuk memberikan hiburan kepada peserta JJS (Doc. JARRAK)

“Pada prinsipnya semua kegiatan yang akan dilaksanakan bertujuan untuk memperingati HUT RI ke-74,” kata dia kepada Jarrak.id, Kamis, (22/08/2019).

Selain itu kata Samad, semua kegiatan juga dimaksudkan untuk membangun solidaritas dan kebersamaan antar warga masyarakat.

“Sehingga ada beberapa kegiatan yang sengaja dilaksanakan untuk menciptakan kebersamaan dan kekompakan antar warga. Ini penting, karena membangun desa ke depan perlu dilakukan secara bersama-sama,” jelas Samad.

Ia mengaku bangga karena peserta JJS melebihi perkiraan panitia.

“Antusias masyarakat sangat luar biasa. Bahkan peserta diperkirakan mencapai 1.500 orang. Ini melebihi apa yang kita perkirakan sebelumnya. Mudah-mudahan tahun-tahun berikutnya kegiatan seperti ini bisa kita laksanakan kembali,” tandas dia.

Advertisement

Populer