Connect with us

Daerah

Wow, Angka Kemiskinan di Sumenep Nyaris Tembus 20 Persen

HOLIDI

Published

on

Kantor BPS Sumenep (Doc. JARRAK)

SUMENEP – JARRAK.ID – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur mengatakan jika angka kemiskinan di Sumenep nyaris mencapai 20%. Pasalnya, dari jumlah penduduk 1.085.227 orang, sebanyak 211.92 diantaranya berada di batas garis kemiskinan.

“Berdasarkan pendataan kami di tahun 2017, dari jumlah penduduk 1.085.227 orang, 19,62 persen berada di garis kemiskinan. Hal itu dengan perdapatan Rp 313.330 per bulan per kapita,” kata Kepala BPS Sumenep, Syaiful Rahman.

Menurut Syaiful, skema penghitungan angka kemiskinan menggunakan konsep kecukupan pemenuhan kebutuhan dasar (cost of basic needs). Hal itu disetarakan dengan kebutuhan minimum Rp 2.100 kilo kalori per orang per hari.

“Jadi seseorang disebut miskin apabila pengeluaran per bulan dan per kapita di bawah Rp 313.330 pada tahun 2017,” terangnya.

Selain itu kata Syaiful, perhitungan angka kemiskinan oleh BPS Sumenep mengacu pada pedoman Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), yakni pendekatan yang digunakan adalah ‘basic needs’ atau kebutuhan dasar.

“Namun demikian, ada penurunan angka kemiskinan di Sumenep 0,47 poin, yang mempengaruhi turunnya angka kemiskinan salah satunya adalah program PKH (Program Keluarga Harapan),” pungkasnya.

Baca Juga:  Ini Cerita Angker Mr. X, Komplek Pemakaman Teroris Surabaya

Berita Populer