Connect with us

Politik

Wow, 720 Advokat Siap Bela Rizal Ramli Laporkan Surya Paloh ke Polisi

JARRAK.ID

Published

on

Rizal Ramli (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya, Rizal Ramli sedang menghitung untung rugi jika melaporkan balik Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh ke pihak kepolisian. Pasalnya Rizal mengaku dirugikan atas somasi dan pencemaran nama baik oleh Surya Paloh.

“Kami mempertimbangkan tuntut balik dan minta KPK bongkar kasus ini,” kata Rizal dalam jumpa pers di kantor Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi), di Jakarta, Senin, (17/09/2018).

Rizal mengaku tidak pernah menyeret nama Surya Paloh bahkan Partai Nasdem dalam pernyataannya di salah satu stasiun televisi swasta dalam diskusi soal ekonomi. Rizal menegaskan bahwa kritiknya merupakan sikap pribadi yang ditujukan kepada pemerintah.

Menurut Rizal, kritikannya ditujukan kepada pemerintah, dalam hal ini Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita yang akibat kebijakan impornya membuat nilai tukar rupiah anjlok.

“Saya enggak ada hubungan sama NasDem, sama Enggar iya (ada hubungan). Jadi kami pertimbangkan tuntut balik. Enak aja rusak reputasi Rizal Ramli. Saya ekonom kredibel dihormati dalam dan luar negeri karena prediksi yang tepat,” ujar dia.

Minta KPK Usut Kasus Impor

Rizal juga meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga ikut mengusut kasus impor di Indonesia. Rizal menceritakan bahwa selama dirinya duduk di kabinet Jokowi, banyak menteri yang menolak impor, karena pasti merugikan petani lokal.

Tapi kenyataannya diakui Rizal, sekarang pemerintah melakukan impor di luar kebutuhan, sehingga petani yang dikorbankan.

“Jadi kerjaan saya sia-sia. Mohon maaf ada kabinet yang menginginkan impor. Karena biasanya setiap impor ada yang untung. Tapi ini impor di luar kebutuhan yang kejam dan luar biasa,” ujar dia.

Terlalu Dipaksakan

Ketua Dewan Pembina Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Peradi Otto Hasibuan mengaku sudah siap menjembatasi antara pihak Surya Paloh dengan Rizal Ramli agar masalah ini diselesaikan dengan jalan baik-baik.

Baca Juga:  Sebut Jokowi Ambil Keputusan Bodoh, Kubu Prabowo Tawarkan Ekonomi Cerdas

Bahkan kata Otto, pihaknya sudah menghubungi kuasa hukum Partai Nasdem untuk membicarakan masalah tersebut, tapi ternyata tidak ada iktikad baik.

“Pada prinsipnya surat itu dibalas dan diminta buat minta maaf dulu lah baru ada komunikasi. Saya sampaikan kayanya komunikasinya tertutup. Terpaksa saya memberikan pendampingan hukum,” ujar Otto.

Atas peristiwa hukum yang dihadapi Rizal, Otto menyatakan sampai saat ini ada 720 advokat siap membantu Rizal menghadapi somasi Paloh.

“Waktu kita share kasus ini langsung ada 720 dalam waktu 7 yang bersedia dan ini gratis tidak dibayar,” kata Otto.

Langkah ini kata Otto sebagai bagian dari membela petani, melalui pembelaan terhadap Rizal Ramli, yang dalam banyak kesempatan selalu menyuarakan stop impor demi meningkatkan kesejahteraan petani lokal.

“Maksud kita melindungi petani. Kita merasa bahwa kita saatnya tampil karena kepentingan petani. Kita ingin membela petani melalui pembelaan Rizal Ramli,” ujar Otto.

Laporan terhadap Rizal Ramli di Polda Metro Jaya terdaftar dengan nomor : LP/4963/IX/2018/PMJ/Dit.Reskrimum Polda Metro Jaya tertanggal 17 September lalu. Rizal dijerat dengan Pasal 310 KUHP dan atau 311 KUHP dan atau Pasal 27 ayat 3 juncto Pasal 45 ayat 3 UU RI Nomor 19 tahun 2016 tentang Perubahan UU RI Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Adapun ucapan Rizal yang dipersoalkan NasDem antara lain soal tudingan Surya Paloh yang bermain dalam kegiatan impor. Selain itu, Rizal menuding Presiden Joko Widodo takut menegur Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita terkait kebijakan impor karena tunduk dengan Surya Paloh. Terakhir, adalah Rizal juga mencibir Surya Paloh.

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Berita Populer