WISATA KREATIF : DOSEN FE UNIVERSITAS NEGERI MALANG DAMPINGI PENYIAPAN CAFE PINGGIR KALI SEBAGAI WUJUD PEMANFAATAN SUNGAI SEBAGAI DAYA TARIK WISATA ALAM BUMI PERKEMAHAN BEDENGAN DESA SELOREJO, KABUPATEN MALANG, JAWA TIMUR

2 min read

Jawa timur, Jarrak.id | Sektor wisata merupakan salah satu sektor yang dapat membantu meningkatkan pendapatan masyarakat. Di Indonesia sektor wisata yang ada begitu banyak sehingga akan timbul persaingan agar tempat wisata yang ada dapat tetap bertahan. Inovasi dan kreatifitas masyarakat sebagai pengelola diperlukan untuk menarik wisatawan agar tidak bosan berkunjung. Bumi Perkemahan Bedengan merupakan salah satu tempat wisata yang berada di Desa Selorejo, Kabupaten Malang. Kondisi alam yang indah dan udara yang segar menjadikan tempat ini sebagai tempat wisata kala wisatawan lelah dengan kegiatan sehari-hari. Tim pengabdian yang terdiri dari Slamet Fauzan, Rizky Firmansyah, Dhika Maha Putri, Sheila Febriani Putri, mendapati sebuah cafe yang berada di pinggir kali, namun cafe tersebut kurang dimanfaatkan masyarakat untuk dijadikan daya tarik wisata Bumi Perkemahan Bedengan. Lokasi yang berada di pinggir kali dengan aliran yang tidak begitu deras merupakan satu potensi guna menjadikan cafe tersebut sebagai daya tarik wisata.

Tujuan tim pengabdian adalah membantu memberikan inovasi dan pendampingan penyiapan cafe pinggir kali dengan memanfaatkan potensi yang ada dijadikan daya tarik wisata dengan menjadikan cafe pinggir kali. Kegiatan pertama dari pendampingan tersebut tentunya adalah pendampingan penyiapan cafe pinggir kali sebagai daya tarik baru di Bumi Perkemahan Bedengan.

Kegiatan kedua adalah penyuluhan tentang packaging dan pembuatan logo kemasan kopi. Kegiatan selanjutnya melakukan penyuluhan mengenai pemasaran online dan offline agar cafe ini diketahui banyak wisatawan sehingga dapat mengundang banyak wisatawan untuk datang.  Kegiatan terakhir adalah pelatihan pembukuan sederhana untuk pengelola cafe.

Seluruh kegiatan ini mendapatkan respon yang sangat baik dari masyarakat sekitar sehingga dengan bantuan masyarakat sekitar kegiatan pengabdian berjalan lancar. Semoga dengan adanya cafe pinggir kali menambah nilai kewirausahaan bagi pemuda desa di selorejo, pungkas Fauzan selaku ketua pengabdian.

Editor:GR

Penulis: Sarjana