Connect with us

Politik

Waduh, PKB Sebut Peserta Ijtimak Ulama II ‘Pesanan’

JARRAK.ID

Published

on

Lukman Edy (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Ketua DPP PKB, Lukman Edy secara terang-terangan menyebut bahwa ulama yang ikut dalam Ijtimak Ulama II, yang menyatakan sikap mendukung Prabowo-Sandiaga Uno adalah partisan.

Pasalnya kata Lukman, Ijtimak Ulama II sama sekali tidak mewakili aspirasi umat Islam, karena hanya segelintir ulama yang terlibat. Selain itu tegas dia, peserta dari kelompok ulama tidak netral.

“Beberapa orang ulama berkumpul ini tidak mengambarkan representasi ulama-ulama yang lain, bahkan tidak merepresentasikan umat keseluruhan,” kata Lukman saat ditemui di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Menteng, Jakarta Pusat, Senin, (17/09/2018).

Selain itu kata Lukman, beberapa ulama peserta Ijtimak Ulama II memang merupakan pendukung Prabowo Subianto, dan sikap ini sudah ditunjukkan sejak lama. Sehingga wajar kata Lukman, Ijtimak Ulama II menyatakan sikap mendukung Prabowo-Sandiaga Uno di Pilpres 2019.

“Apalagi ulama yang berkumpul adalah partisan. Sejak awal sikap politiknya sudah jelas. Bagi kami tidak aneh,” kata dia.

Meskipun demikian, Lukman tidak menyebut siapa saja sejumlah ulama dalam Ijtima itu yang merupakan simpatisan Prabowo.

Lukman menilai ada beberapa hal yang perlu dikritik dari Ijtima Ulama II itu. Misalnya, mengenai anggapan bahwa Joko Widodo (Jokowi) mengkriminalisasi para ulama.

“Kami hormati Ijtima Ulama walaupun terbatas ulamanya, selagi kesepakatan beberapa orang kita hormati,” ujar Lukman.

Menurut Lukman, tindakan kriminalisasi terjadi ketika ulama yang menantang pemerintah itu ditangkap, lalu dipenjara tanpa diproses hukum. Namun, yang terjadi selama ini, ulama yang terlibat masalah akan diproses sesuai hukum yang berlaku terlebih dahulu. Selain itu, tidak ada intervensi Jokowi kepada penegak hukum atas masalah tersebut.

“Kalaupun ada ustaz yang berperkara di pengadilan, itu sudah di luar kewenangannnya Pak Jokowi sebagai presiden,” kata dia.

Baca Juga:  Prabowo Siap Nyapres, Cak Imin Cerita Rayuan Gerindra

Dalam Ijtima Ulama II, Prabowo Subianto meneken pakta integritas yang disyaratkan. Ada 17 poin dalam pakta integritas itu. Salah satunya adalah menjamin kepulangan Imam Front Pembela Islam Muhammad Rizieq Syihab yang saat ini ada berada di Arab Saudi.

Selain itu, Prabowo juga menyatakan siap memberi keadilan kepada para tokoh unjuk rasa 411, 212, dan 313 yang dijerat perkara makar.

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Berita Populer