Connect with us

Daerah

Waduh, Permen Berisi Sabu Beredar di Bekasi, Sasar Pelajar dan Mahasiswa

JARRAK.ID

Published

on

Ilustrasi (Doc. Net)

BEKASI – JARRAK.ID – Polresta Bekasi berhasil membongkar modus peredaran narkoba jenis sabu dengan kemasan permen. Polisi berhasil menangkap seorang yang diketahui sebagai kurir berinisial AM. Polisi juga telah menetapkan AM sebagai tersangka.

Kepala Polsek Medansatria, Komisaris I Made Suweta, menerangkan tersangka AM dibekuk di sekitar Apartemen Mutiara, Bekasi Selatan. Dari tangan tersangka disita sebanyak 24 paket sabu dalam bungkus permen.

“Kami masih mengembangkan kasus ini,” kata Made Suweta, Kamis, (26/07/2018).

Penangkapan terhadap AM berawal dari informasi yang disampaikan masyarakat soal transaksi narkoba di kawasan Apartemen Mutiara.Polisi lalu menyelidiki informasi tersebut, dan mendapati orang tak dikenal cukup mencurigakan.

“Sesuai dengan ciri-ciri dari informan, kami langsung menangkapnya,” ujar Made Suweta.

Menurut dia, tersangka tidak bisa membantah lagi karena ketika digeledah polisi menemukan narkoba jenis sabu yang sudah dibungkus dengan kemasan mirip permen.

Kepada polisi, tersangka mengaku bahwa barang haram tersebut dipasok dari seorang bandar di wilayah Cilegon, Banten. “Kami masih memburu bandarnya,” ujar Made Suweta.

Ia mengatakan, tersangka yang merupakan pengangguran ini sudah enam bulan berjualan narkoba. Sasarannya masyarakat umum termasuk pelajar dan mahasiswa di Bekasi dan Jakarta. Dalam sebulan, kata dia, tersangka bisa menjual hingga 60 gram.

“Tersangka sekali mengambil 20 gram, lalu dikemas sendiri sabu itu ke dalam kemasan permen,” ujar dia.

Made Suweta menuturkan, setiap paket sabu dalam kemasan permen dijual kepada pengguna Rp 300 ribu. Karena itu, dalam sebulan tersangka bisa memperoleh keuntungan hingga belasan juta rupiah.

“Satu gram dipecah menjadi lima sampai dengan tujuh kemasan permen,” ujarnya.

AM kini mendekam di sel tahanan Polsek Medansatria. Pria asal Cilegon, Banten, ini dijerat dengan Undang-Undang Narkotika, ancamannya hukuman penjara maksimal 20 tahun. Adapun barang bukti disita berupa 24 paket sabu dalam kemasan permen, dan timbangan digital.

 

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Advertisement

Populer