Connect with us

Politik

Wacanakan DPR Tak Digaji, Komisi III DPR: KPK Ngaco!

JARRAK.ID

Published

on

Wakil Ketua Komisi III DPR, Desmond J Mahesa (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Wakil Ketua Komisi III DPR, Desmond Junaidi Mahesa ikut angkat bicara soal wacana yang digulirkan KPK agar DPR tidak digaji kalau pembahasan undang-undang tak rampung.

Menurut Desmond, KPK sendiri tidak paham tugas pokok dan fungsinya sehingga ikut campur urusan lembaga lain.

“Bilang, hanya KPK yang tidak paham tupoksi-nya ya, yang intervensi. KPK itu urusannya urusan gaji (atau) urusan apa?” ujar Desmond di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu, (05/12/2018).

Desmond meminta KPK fokus pada penegakan hukum dan upaya pemberantasan korupsi, sehingga tidak perlu ikut campur urusan lembaga lain.

“Penegakan hukum korupsi aja dilakukan dia (KPK), jangan komentarin lembaga lain. Ini kan orang ngaco. Kalau dia paham hukum, tidak ngomong begitu,” tegas politikus Gerindra ini.

Sebelumnya, KPK menggulirkan wacana anggota DPR tidak digaji jika undang-undang tidak rampung. Wacana ini ditujukan untuk membentuk anggota DPR yang berintegritas.

“Integritas sesuatu sebuah given di setiap orang, hari ini kita bicara seperti apa anggota DPR, wakil rakyat perform di DPR, integritas itu being honest,” ujar Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang saat acara diskusi di Hotel Bidakara, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Selasa, (04/12/2018).

“Jadi kalau ada undang-undang disahkan, DPR itu honest nggak sih? Orang yang nggak berintegritas itu nggak bisa digaji. Jadi, kalau DPR nggak selesai-selesai bahas UU, jangan digaji, Pak Ketua,” imbuh Saut.

Baca Juga:  Blak-blakan, Rohadi Bongkar Habis Nama Hakim yang Nikmati Uang Suap Saipul Jamil

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Berita Populer