Connect with us

Elektoral

Wacana Duet JK-AHY, PPP: Strategi Demokrat Tak Nyetel dan Tak Seksi

JARRAK.ID

Published

on

Ketua Kogasma Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Partai Demokrat terus melancarkan manuver politik jelang Pilpres 2019. Beberapa waktu lalu, PD memunculkan duet Jusuf Kalla (JK)-Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai komposisi yang solid di Pilpres 2019.

Tak berselang lama, PD juga menggodok duet Anies Baswedan-AHY. Merespon hal tersebut, PPP menyebut opsi-opsi PD menunjukkan Demokrat khawatir momentum AHY meredup.

“Dari seringnya utak-atik komposisi menunjukkan bahwa PD khawatir momentum AHY semakin meredup,” ungkap Wasekjen PPP Ahmad Baidowi, Kamis (5/7/2018).

Menurut Baidowi, utak-atik komposisi dengan tetap menyertakan nama AHY tersebut merupakan strategi untuk terus memunculkan nama anak sulung Ketum PD Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu dalam kontestasi politik sekarang. Sayangnya, lanjut dia, tak ada parpol yang menyambut.

“Kalau dalam Piala Dunia, ini strategi meracik komposisi pemain. Namun komposisi yang ditawarkan tidak nyetel sehingga tidak terlihat ‘seksi’ di mata parpol lain,” ujar Baidowi.

Baidowi menilai, harapan Partai Demokrat untuk membentuk poros ketiga pupus dengan gagalnya opsi-opsi yang terus ditawarkan. Pasalnya, untuk ikut mengusung capres-cawapres sendiri pada Pilpres 2019, Demokrat butuh dukungan parpol lain, mengingat ada ambang batas capres (presidential threshold) dalam UU Pemilu.

“Poros baru yang ditawarkan tidak menarik minat parpol. Sehingga syarat 20% kursi atau 25% suara sulit terpenuhi. Kami menganggapnya itu bagian dari pernak-pernik demokrasi saja,” kata dia.

Seperti diketahui, PD memang tengah menggodok duet Jusuf Kalla (JK)-AHY. Meski begitu, tak ada partai yang tertarik pada usulan duet ini. Tak hanya itu, JK sendiri disebut tak mau dipasangkan dengan Ketua Kogasma Partai Demokrat itu.

Sebelumnya, kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean menjelaskan bahwa komposisi Anies-AHY adalah aspirasi kader PD. “Anies-AHY merupakan aspirasi kader, namun tidak sebesar aspirasi menduetkan JK-AHY,” jelas Ferdinand.

Baca Juga:  BPN Sebut SBY Beberkan Hasil Survei Jika Prabowo Unggul di Jawa Timur

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Berita Populer