Connect with us

Daerah

Usut Korupsi Proyek Jalan, KPK Periksa 5 Eks Anggota DPRD Bengkalis

JARRAK.ID

Published

on

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengagendakan pemeriksaan terhadap lima mantan DPRD Kabupaten Bengkalis terkait kasus suap proyek Multi Yers pembangunan jalan duri-Sei Pakning di Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, kelima orang tersebut akan diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi untuk tersangka Amril Mukminin (AMU) selaku Mantan Bupati Bengkalis.

Adapun kelima orang saksi tersebut sebagai berikut, Muhammad Tarmizi, Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis Periode 2009-2014 dari Fraksi PPP, Almi Husni, Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis Periode 2009-2014 Fraksi PKB, Musliadi, Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis Periode 2009-2014 Fraksi PKB.

Kemudian, Indra Gunawan Eet, Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis Periode 2009-2014 Fraksi Golkar, Iskandar Budiman, Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis Periode 2009-2014 Fraksi Golkar.

“Ya ada lima saksi untuk tersangka AMU hari ini yang akan diperiksa penyidik,” katanya kepada Wartawan di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (09/10/2019).

Sebelumnya, pada tanggal 16 Mei 2019 lalu, penyidik KPK sudah menetapkan AMU sebagai tersangka. Dia diduga telah menerima suap sebesar Rp 5,6 miliar untuk mempermulus jalan nya proyek Multi Yers pembangunan jalan duri-Sei Pakning di Kabupaten Bengkalis.

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Advertisement

Populer