Connect with us

Mancanegara

Ulama Serukan Perlawanan atas Pemindahan Kedubes AS di Yerusalem

JARRAK.ID

Published

on

DOHA – JARRAK.ID – Uni Internasional untuk Cendekiawan Muslim (IUMS) telah menyerukan perlawanan terhadap keputusan Amerika Serikat (AS) untuk memindahkan kedutaannya dari Tel Aiv ke Yerusalem. AS berencana memindahkan kedutaannya pada bulan Mei mendatang, dan dimajukan.

“Yerusalem adalah alasan adanya egara (Muslim kita) dan meninggalkannya ata mengubah identitasnya akan menjadi aib,” kata Sekretaris Jenderal IUMS Ali al-Qaradaghi, seperti dilansir Anadolu Agensi pada Minggu (25/02/18).

“Kami menyerukan sebuah pemberontakan kepada masyarakat Palestina, Arab dan Islam untuk melawan agresi Amerika ini, dan menggambarkan langkah AS tersebut sebagai deklarasi perang terhadap umat Islam dan sebuah langkah untuk melegitimasi pendudukan yang tidak sah.”

Wakil Menteri Luar Negeri untuk Diplomasi Publik AS, Steven Goldstein, pada Jumat (23/02/18) mengumumkan bahwa pada tanggal 14 Mei AS akan memindahkan kedutaan mereka ke Yerusalem. Tanggal peminahan itu dikenal sebagai Hari Kemerdekaan Israel atau Naqba yang menjadi bencana bagi orang-orang Palestina.

Menurut Goldstein lagi, Menteri Luar Negeri Rex Tillerson pada Kamis malam menyetujui rencana pengamanan “sebuah fasilitas” di Yerusalem. “Kami melihat itu sebagai tanggal yang mungkin, tapi keamanan marinir serta orang lain yang berkunjung dan bekerja di sana adalah yang utama,” tambah Goldstein.

Sementara itu, Kementrian Luar Negeri Turki mengatakan, pengumuman pemindahan Kedutaan Besar AS di Israel ke Yerusalem sangat mengkhawatirkan dan akan menimbulkan ketegangan yang bertensi konflik besar.

“Turki akan terus berupaya keras bersama dengan mayoritas masyarakat internasional untuk melindungi hak-hak sah rakyat Palestina dalam menanggapi keputusan Amerika Serikat (AS) yang sangat mengkhawatirkan ini,” kata Kemlu Turki.

Sedangkan berdasarkan hasil KTT OKI 2017 tahun lalu, hasil kesepakatan bahwa “Kami menyatakan Yerusalem Timur sebagai Ibu Kota Negara Palestina dan mengundang semua negara untuk mengakui Negara Palestina dan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya,” demikian pernyataan resmi pertemuan punak luar biasa OKI.

Baca Juga:  FPI Akan Kepung Kedubes Amerika Serikat, Ada Apa?

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer