Connect with us

Politik

Tolak Bebas Bersyarat, Abu Bakar Ba’asyir Hanya Ingin Mendapatkan Ini dari Jokowi

JARRAK.ID

Published

on

Ketua Umum PBB, Yusril Ihza Mahendra saat mengunjungi Abu Bakar Ba'asyir di Lapas Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Ketua Dewan Pembina Tim Pengacara Muslim (TPM), Mahendradatta mengatakan, Abu Bakar Ba’ayir menolak mendapatkan bebas bersyarat yang mengaruskan Ba’asyir meneken setia Pancasila dan NKRI.

Menurut dia, Ba’asyir hanya ingin mendapatkan remisi besar dibandingkan bebas bersyarat.

Mahendradatta menuturkan keinginan Ba’asyir itu telah disampaikan kepada dirinya dan utusan Presiden Joko Widodo, Yusril Ihza Mahendra ketika bertandang ke Lapas Gunung Sindur.

“Kalau mau nolong saya, iktikad baik mau nolong saya tolong kasih remisi saja yang besar,” ujar Mahendradatta menirukan ucapan Ba’asyir di Gedung DPR, Jakarta, Rabu, (23/01/2019).

Ia menyebut pemerintah bisa memberikan remisi besar kepada Ba’asyir seperti ketika memberikan kepada narapidana korupsi Robert Tantular saat Idul Fitri tahun 2018.

Ia berkata, Robert menerima remisi selama 77 bulan meski divonis 21 tahun dan baru dipenjara setahun setelah Ba’asyir dipenjara.

“Jadi kalau memang mau nolong kasih aja remisi. Kami kan baca berita ada yang dapat 77 bulan. Hukuman lebih lama dan masuknya lebih belakangan dari ustaz,” ujarnya.

Bahkan kata dia, Yusril juga menjanjikan Ba’asyir bebas tanpa syarat.

“Sebetulnya pemikiran yang sangat simpel dari ustaz Abu Bakar Ba’asyir itu, kok ternyata justru brilian. Dia sudah ngomong ternyata. Tapi Pak Yusril bilang ‘udah ustaz tidak usah dipikirin, pokoknya bebas tanpa syarat’,” ujar Mahendradatta.

Bahkan kata dia, Ba’asyir tidak ingin dirinya bebas dalam waktu dekat. Mahendradatta menegaskan, Ba’asyir hanya terkejut ketika ada yang menawarkan dia akan dibebaskan tanpa syarat.

“Tidak penah meminta. Belum pada saat meminta. Tiba-tiba ada orang datang menawarkan, lho kok bagus ingin bebas tanpa syarat,” ujarnya.

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Advertisement

Populer