Connect with us

Elektoral

Timses Prabowo Tunjukkan Bukti Jika Jokowi Gunakan Konsultan Politik Asing demi Pilpres

JARRAK.ID

Published

on

Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Andre Rosiade (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Un0 mengaku mendapatkan informasi jika Presiden Joko Widodo meminta bantuan konsultan dari Amerika Serikat (AS), Stanley Greenberg demi pemenangan Pilpres 2019.

“Kami mendapatkan informasi. Apakah ini benar? Kami tunggu klarifikasi Pak Jokowi,” kata juru bicara BPN Prabowo-Sandiaga, Andre Rosiade kepada wartawan, Selasa, (05/02/2019).

Andre mengirimkan website lembaga konsultan politik Amerika Serikat, The Political Strategist. Salah satu kontributor yang disebutkan dalam website itu adalah Stanley Bernard Greenberg.

Website itu pun mengulas sedikit biografi Stanley yang diketahui merupakan ahli strategi politik yang merupakan mitra pendiri di Greenberg Quinlan Rosner Research (GQR), sebuah perusahaan riset dan kampanye politik yang bermarkas di Washington D.C dan berafiliasi erat dengan Partai Demokrat.

The Political Strategist dilansir dari detikcom merinci sejumlah daftar klien Greenberg sebagai penyurvei dan ahli strategi politik. Beberapa di antaranya merupakan pemimpin negara yang namanya cukup terkenal, seperti Presiden AS Bill Clinton, Presiden Afrika Selatan Nelson Mandela, Wakil Presiden AS Al Gore, Perdana Menteri Inggris Tony Blair, Senator sekaligus eks Menlu AS John Kerry, Kanselir Jerman Gerhard Shroder hingga Presiden RI Joko Widodo.

Menurut Andre, sangat lucu tuduhan Presiden Jokowi kepada kubu Prabowo-Sandi yang dianggap menggunakan propaganda Rusia, justru saat ini pihaknya menemukan jika Jokowi yang menggunakan konsultan politik asing.

“Pak Jokowi menuduh pihak kami memakai konsultan asing dan kami sudah membantahnya. Pak Jokowi mengaku tak pakai konsultan asing. Kami menemukan ada data, bahwa Pak Jokowi kliennya,” kata Andre.

Kendati demikian, Andre menegaskan pihaknya enggan untuk membuat tuduhan. Ia menunggu klarifikasi langsung dari Jokowi termait temuan dan data tersebut.

Baca Juga:  Sindir PKS, Ruhut Sitompul: Jangan Sok-Soan Ganti Presiden, Ganti Fahri Saja Tak Mampu

“Kami tidak ingin melakukan tuduhan. Supaya tidak berkembang, tidak jadi fitnah, maka kami bertanya, apakah bener Pak Jokowi pernah jadi klien saudara ini sesuai yang ada di website,” sebutnya.

“Kami minta Pak Jokowi berikan klarifikasi. Kita tak ingin ada fitnah di masyarakat kan. Jangan-jangan ini hoax atau fitnah. Kan kasihan Pak Jokowi,” imbuh Andre.

Isu mengenai Stanley Greenberg merupakan konsultan Jokowi juga pernah muncul dalam Pilpres 2014. Namun hingga saat ini, belum ada bukti Jokowi menjadi klien Stanley.

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Berita Populer