Connect with us

Politik

Timses Prabowo: Kartu Prakerja Jokowi Tidak Masuk Akal!

JARRAK.ID

Published

on

Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Uno, Ferdinand Hutahaean (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Ferdinand Hutahaean mengatakan bahwa Kartu Prakerja yang dijanjikan Joko Widodo sangat tidak masuk akal.

Menurut Ferdinand, tidak mungkin Jokowi mau menggaji atau memberikan intensif kepada pengangguran.

“Menurut saya menggaji pengangguran itu sangat tidak masuk akal,” ujar Ferdinand, Senin, (11/03/2019).

Ferdinand menegaskan, sangat tidak masuk akal jika Jokowi memasukkan Kartu Prakerja, KIP Kuliah dan Kartu Sembako Murah jika dibandingkan dengan postur APBN.

“Itu di luar batas nalar berpikir melihat dari struktur APBN kita selama ini, yang mana itu berat. Untuk menggaji honorer saja APBN kita saja terbentur, bahkan sering terlambat,” ujar Kepala Divisi dan Advokasi dan Bantuan Hukum Partai Demokrat ini.

Ferdinand kemudian membandingkan dengan nasib hononer yang sudah mengabdi lama tetapi gaji yang mereka terima hanya sekitar Rp200ribu sampai Rp300 ribu.

Sehingga Ferdinand khawatir kartu Prakerja yang dijanjikan Jokowi akan memicu ketidakadilan dengan tenaga honorer.

“Nah ini pengangguran mau digaji berapa? Kalau gaji sama, maka para honorer bisa minta berhenti saja. Kalau Rp200 ribu tentu ini menimbulkan ketidakadilan, karena honorer yang kerja mati-matian digaji Rp300 ribu, bedanya cuma Rp100 ribu,” ucap Ferdinand.

“Nah kalau digaji Rp100 ribu, uang itu bisa digunakan untuk apa? Ini yang kita lihat, tinggal masyarakat menentukan apa program itu masuk akal untuk dilaksanakan atau hanya sekadar janji untuk menarik suara,” kata dia.

Sementara Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai NasDem Johnny G. Plate menyebut penganggaran untuk program kartu prakerja akan diupayakan agar masuk ke dalam APBN 2020.

“Apabila dibiayai melalui APBN, saya kira yang bisa kita lakukan 2020 bisa masuk. Jadi akan dibicarakan oleh DPR yang saat ini masih bekerja aktif, kan sampai Oktober. Jadi kami bisa mengawali persiapan itu untuk APBN 2020,” kata Plate di kompleks parlemen, Rabu, (06/03/2019).

Baca Juga:  Akhirnya Demokrat Akui AHY Memang Disiapkan untuk Menjadi Pemimpin

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Advertisement

Berita Populer