Connect with us

Elektoral

Tiga Hari Menjelang Pencoblosan, Ridwan Kamil Jadi Sasaran Kampanye Hitam

JARRAK.ID

Published

on

Calon Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (Doc. Net)

BANDUNG – JARRAK.ID – Mantan Wali Kota Bandung yang sekarang menjadi Kandidat Gubernur Jawa Barat nomor urut 1 Ridwan Kamil, menjadi sasaran kampanye hitam. Kampanye hitam ini terjadi di masa tenang tepatnya 3 hari jelang pemungutan suara.

Sebelumnya, kampanye hitam yang menyasar Ridwan Kamil terjadi pada hari Minggu, (24/06/2018). Kampanye hitam tersebut berbentuk selebaran yang berisi tuduhan bahwa Ridwan Kamil mendukung LGBT. Selebaran ini jumlahnya bertumpuk-tumpuk dan ditemukan di area car free day yang berlokasi di depan SPBU jalan Ir H Juanda, Dago pada Minggu, (24/06/2018) pagi.

Tak lama setelah penemuan bukti kampanye hitam tersebut, pihak relawan RINDU (Ridwan Kamil-Uu Ruhzanul Ulum) langsung gerak cepat mengumpulkan barang bukti. Tidak hanya itu, tim relawan juga rencananya akan melaporkan temuan tersebut kepada pihak kepolisian dan Bawaslu.

Ketua Pemenangan RINDU, Saan Mustopa, merasa kecewa atas temuan kampanye hitam ini. Ia menyayangkan kasus seperti ini terjadi di masa tenang Pilgub Jabar 2018. Dirinya juga meminta kepada aparat dan Bawaslu untuk segera mencari dan menindak pihak-pihak yang bertanggung jawab dibalik kejadian ini.

“Begitu data-data kita dapatkan, hari ini atau besok kita akan laporkan. Kita minta Bawaslu untuk segera menertibkan itu dan mencari pihak-pihak mana yang harus bertanggung jawab dan menindak pelakunya sesuai peraturan Pemilu/Pilkada,” tegas Saan saat ditemui, Minggu,(24/06/2018).

Saan menjelaskan kalau sebenarnya konten selebaran tersebut adalah isu “basi” yang didaur ulang guna menjatuhkan elektabilitas pasangan RINDU. Dia juga menghimbau agar para pendukung pasangan RINDU tetap tenang dan tidak terprovokasi. Selain  itu, Saan juga mengajak para pendukung untuk menciptakan suasana demokrasi yang baik.

“Di hari tenang ini baik relawan, partai pendukung dan simpatisan, lakukanlah hal-hal yang membuat simpatik warga. Supaya warga yang belum menentukan pilihan akan memastikan pilihannya pada RINDU. Kita harus menampilkan demokrasi yang baik, santun dan berkualitas. Karena demokrasi yang berkualitas akan menghasilkan pemimpin yang berkualitas bagi rakyat Jabar,” tandas Saan.

Baca Juga:  Waduh, Diam-diam 1,8 Juta Ton Beras Impor Sudah Masuk ke Indonesia

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Berita Populer