Connect with us

Politik

Tidak Netral, Gerindra Akui Serukan Pemboikotan Pelantikan Komjen Iriawan

JARRAK.ID

Published

on

(Foto: Istimewa)

JAKARTA – JARRAK.ID – Anggota Badan Komunikasi Partai Gerindra, Andre Rosiade menegaskan bahwa pihaknya melalui Dewan Pimpinan Pusat (DPP), meminta seluruh anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Jawa Barat untuk melakukan aksi boikot terhadap pelantikan Komjen (Pol) M Iriawan sebagai Pj Gubernur Jawa Barat.

Menurut Andre, aksi ini sebagai bentuk protes terhadap kesewenang-wenangan pemerintah dalam memaksakan Iriawan sebagai Pj Gubernur Jabar. Padahal kata Andre, sejak awal publik sudah tidak setuju dengan penunjukkan Iriawan.

“DPP bidang hukum Gerindra menyatakan pelantikan itu melanggar hukum dan yang bersangkutan terindikasi tidak netral. Sehingga ada seruan untuk boikot,” ujar Andre pada Senin malam, (18/06/2018).

Andre mengatakan salah satu indikasi Iriawan tidak netral adalah ketika ia menjabat sebagai Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya. Kala itu, Andre menuturkan Iriawan pernah mengirimkan surat ke Pengadilan Negeri Jakarta Utara yang isinya permintaan agar menunda sidang mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama sampai Pilkada DKI selesai.

“Kapolda berlagak seperti pengacaranya Ahok. Surat permintaan penundaan sidang ini menimbulkan banyak spekulasi dan pertanyaan besar. Ini alasan kami menyebut Iriawan terindikasi tidak netral,” ujar Andre.

Sementara itu, penjabat Gubernur Jawa Barat Komisaris Jenderal M. Iriawan menjamin akan netral dalam pilkada serentak Jawa Barat.

“Saya ini meniti karir dari bawah, sampai sekarang alhamdulillah diberikan bintang tiga oleh Yang Maha Kuasa melalui tentunya negara. Itu pertaruhan kalau saya tidak netral, sayang karir saya,” kata dia di Bandung, Senin, (18/06/2018).

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Advertisement

Populer