Connect with us

Daerah

Terlalu Sempit, Mobil di Payudan Dundang Sumenep Tabrak Pembatas Jembatan

HOLIDI

Published

on

Mobil Toyota Avaza mengalami kerusakan lumayan parah saat menabrak pembatas jembatan di Desa Payudan Dundang, Kecamatan Guluk-Guluk, Sumenep, Rabu, 13 Februari 2019 (Doc. JARRAK)

SUMENEP – JARRAK.ID – Mobil Toyota Avanza dengan Nomor Polisi L 1686 BB menabrak pembatas jembatan di Desa Payudan Dundang, Kecamatan Guluk-Guluk, Sumenep, Rabu pagi, (13/02/2019).

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian naas tersebut. Namun mobil yang dikendarai Muhlis, warga Desa Moncek Tengah, Lenteng, Sumenep tersebut mengalami kerusakan lumayan parah di bagian depan kiri bawah mobil.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian berawal saat ada dua sepeda motor mendahului mobil berwarna hitam itu. Karena lebar jembatan lebih sempit dibandingkan lebar jalan, maka pengemudi menghindar dengan membelokkan mobilnya ke arah kiri dan menabrak pembatas jembatan.

Muhlis mengaku dirinya memang sedikit mengantuk. Namun dia juga mengeluhkan lebar jembatan yang lebih kecil dibandingkan lebar jalan.

“Sehingga kalau dilewati dua kendaraan sekaligus, memang sedikit sulit,” kata dia kepada Jarrak.id di lokasi kejadian.

Selain itu, salah satu saksi mata juga mengungkapkan jika jembatan di Tempat Kejadian Perkara (TKP) itu memang sangat sempit, sehingga rentan terjadi kecelakaan jika dilalui oleh dua kendaraan sekaligus.

“Jembatannya memang sangat sempit, tidak sama dengan lebar jalan,” kata dia yang enggan disebutkan namanya.

Akibat kecelakaan tunggal ini, kerugian ditaksir mencapai Rp10 juta.

Advertisement

Populer