Connect with us

Daerah

Terbukti Bersalah Akibat Copot Pejabat Seenaknya, Anies Wajib Laksanakan Rekomendasi KASN

JARRAK.ID

Published

on

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan (D9c. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Setelah laporan sejumlah pejabat yang dicopot oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kepada Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), akhirnya kini polemik tersebut mendapatkan titik terang.

Anies yang sebelumnya dianggap melanggar prosedur itu dinyatakan bersalah oleh KASN atas perombakan pejabat yang ada dilingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Terkait vonis bersalah Anies atas perombakan sejumlah pejabat tersebut, maka KASN memberikan beberapa rekomendasi kepada mantan Menteri Pendidikan itu.

Salah satu rekomendasi dari KASN kepada Anies adalah meminta Gubernur DKI itu agar segera mengembalikan posisi yang sebelumnya dijabat oleh pejabat yang dicopotnya.

“Pertama, Gubernur DKI Jakarta agar segera mengembalikan para Pejabat Pimpinan Tinggi yang diberhentikan melalui surat Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 1000 Tahun 2018 dan Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 1036 Tahun 2018 tersebut kepada jabatan semula,” kata Ketua KASN Sofian Effendi, Sabtu, (28/07/2018).

Selain itu, KASN juga meminta kepada Anies agar segera menyampaikan bukti-bukti apabila pejabat yang dicopot tersebut benar-benar melakukan pelanggaran. Berkas-berkas tersebut jika memang ada diharapkan agar segera disampaikan dalam waktu tidak lebih dari 30 hari kerja.

Selanjutnya, KASN menegaskan kepada Anies agar seharusnya penilaian kinerja seorang pejabat dilakukan dalam waktu 1 tahun setelah yang bersangkutan menduduki jabatan tersebut.

Jika memang benar melakukan kesalahan, pejabat yang bersangkutan harus diberikan kesempatan selama 6 bulan untuk memperbaiki diri.
Tak hanya itu, Gubernur DKI Jakarta itu juga diminta agar kedepan evaluasi pejabat dilakukan secara lengkap dan tertulis dalam bentuk berita acara penilaian.

Berdasarkan catatan KASN, sejak Juni lalu, Anies telah memberhentikan 16 pejabat eselon II. Awal bulan ini, Anies melantik lima wali kota dan bupati Kepulauan Seribu beserta pejabat lain yang totalnya mencapai 20 orang.

Baca Juga:  Soal Tong Sampah Made in Jerman, Apalagi Alasan Anies untuk Membela Diri

Tak hanya itu, di bulan Juni, Anies mencopot Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Badan Pelayanan Pengadaan Barang Jasa, serta Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman.

Jika empat rekomendasi KASN tersebut tak dipatuhi oleh Anies, maka komisi tersebut tak sungkan melaporkan Anies ke presiden untuk menjatuhkan sanksi.
Ancaman sanksi oleh presiden itu menurut Sofian punya dasar dan sesuai dengan Pasal 33 ayat 1 UU Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Aparatur Sipil Negara.

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Berita Populer