Connect with us

Bisnis

Tekfin Akan Hilangkan Harapan Karyawan Bank

JARRAK.ID

Published

on

JAKARTA- JARRAK.ID- Tak bisa dihindari lagi, kehadiran teknologi finansial alias tekfin atau juga bisa disebut fintechbisa membuat sejumlah bank melakukan pengurangan karyawan. Para karyawan harus bersiap-siap menggigit jari dan mencari pekerjaan lain.

Tekfin sebagai alternatif layanan yang bisa diakses oleh siapapun, baik layanan pribadi maupun untuk membangun usaha. Layanan keuangan berbasis teknologi ini terus berkembang dan mulai banyak digunakan sejak 2017 lalu.

Menurut hasil studi Asosiasi FinTech Indonesia (AFTECH) pada akhir 2017 lalu, tekfin menawarkan dibagian pembayaran, pinjam meminjam, manajemen investasi, penyedia informasi produk keuangan, dan asuransi.

Ketua SP PT Bank Permata Tbk, Prana Risfana menjelaskan bahwa tekfin merupakan hal yang sulit dihndari. Akan tetapi jika bank harus melakukan PHK sebaiknya dilakukan secara layak dan bermartabat.

“Artinya harus transparan. Proses voluntary atau penawaran agar mereka yang mengambil (tawaran PHK) sudah siap,” jelasnya, Ahad (19/2/2018).

Dengan begitu, tutur Prana, perusahaan juga harus melakukan pelatihan dan pendampingan, salah satunya dalam hal wirausaha.

“Harus ada jaminan kesehatan hingga usia tertentu,” imbuhnya.

Salah satu yang telah melakukan pengurangan karyawan diantaranya PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk. (BTPN) dan PT Bank Danamon Tbk. melaporkan pemangkasan jumlah karyawan.

Dalam laporan keuangan BTPN, pada akhir Desember 2017 mereka merumahkan 4.525 orang akibat pengurangan kantor cabang dan perampingan organisasi. Hal ini harus dapat diterima oleh semua pihak.

Sedangkan Bank Danamon merumahkan karyawan sebanyak 2.322 orang. Manajemen Bank Danamon terpaksa melakukan pengurangan sebagai bagian dari upaya perbaikan kualitas aset Danamon Simpan Pinjam.

Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri sebelumnya mengatakan, kehadiran tekfin memang suatu keniscayaan. Banyak proses kerja yang terpangkas sehingga memaksa perusahaan melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Ia berharap pihak bank dapat bijak dalam melakukan PHK.

Baca Juga:  BREAKING NEWS: Rumah Ketua DPR Kebakaran

Namun sejauh ini belum ada keterangan jelas bagi karyawan yang telah menerima keputusan tersebut. Setidaknya para karyawan harus siap-siap menunggu pekerjaan lain yang disediakan oleh pemerintah.

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer