Connect with us

Politik

Tak Terima Pernyataan Prabowo, Jokowi: Justru Ibu Pertiwi Sedang Berprestasi

JARRAK.ID

Published

on

Presiden Joko Widodo (Doc. Net)

TANGERANG – JARRAK.ID – Capres Petahana, Joko Widodo tidak terima dengan pernyataan Prabowo Subianto, bahwa Ibu Pertiwi diperkosa. Justru kata Jokowi, Ibu Pertiwi sedang berprestasi.

“Dalam beberapa tahun ini kita melihat bahwa negara kita terus mendulang prestasi-prestasi. Jangan sampai ada yang ngomong ibu Pertiwi sedang diperkosa, yang benar Ibu Pertiwi sedang berprestasi,” kata Jokowi dalam sambutannya di acara deklarasi komunitas olahraga, pemuda, influencer dan disabilitas di ICE BSD, Tangerang, Minggu, (07/04/2019).

Jokowi kemudian membeberkan sejumlah prestasi Indonesia, baik dalam bidang olahraga dan keamanan.

“Coba kita lihat Asian Games peringkat 4, sebelumnya peringkat 16-17. Di Asian Para Games kita masuk ke peringkat 5. Kemudian juga kita baru saja sepakbola kita menjuarai AFF di U-22 juara, terakhir prajurit terbaik TNI kita jadi juara 1, ini prestasi,” ungkap Jokowi.

Selain itu, mantan Gubernur DKI Jakarta itu kemudian mengajak masyarakat untuk berpikir optimis.

Sebelumnya, capres nomor urut 02 Prabowo Subianto menyebut Ibu Pertiwi diperkosa. Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat mengahdiri kampanye akbar di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta.

“Saya bersyukur, berterima kasih Allah SWT Tuhan Maha Besar, terima kasih ya Tuhan, kau berikan kesempatan untuk membela rakyat saya. Kau beri kesempatan untuk melawan angkara murka, untuk melawan ketidakadilan, untuk melawan pemimpin-pemimpin yang menipu rakyatnya sendiri,” kata Prabowo di GBK, Jakarta, Minggu, (07/04/2019).

“Saya berdiri di sini karena saya berpandangan bahwa negara kita sedang sakit, saudara-saudara sekalian. Ibu pertiwi sedang diperkosa, saudara-saudara sekalian!” kata Prabowo.

Baca Juga:  Demokrat Tuding Prabowo Gagal Jenguk Ibu Ani Karena Tak Terima AHY Bertemu Jokowi

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Advertisement

Berita Populer