Connect with us

Daerah

Tak Etis! FPI Sumenep Mencatut Bendera NU Tanpa Izin

HOLIDI

Published

on

Detik-detik bendera NU diturunkan dalam kegiatan tabligh akbar yang diselenggarakan Front Pembela Islam (FPI) di depan Masjid Jamik Sumenep, Madura, Jawa Timur (Doc. JARRAK)

SUMENEP – JARRAK.ID – Front Pembela Islam (FPI) Sumenep mengadakan tabligh akbar pada Selasa malam, (25/12/2018) di depan Masjid Jamik Sumenep, Madura, Jawa Timur dengan penceramah Haikal Hasan.

Dalam kegiatan ini FPI Sumenep memasang Bendera NU di atas panggung. Namun, karena tidak ada izin, bendera NU diturunkan.

Serombongan warga NU Sumenep kemudian mendatangi forum tersebut. Mereka meminta agar bendera NU diturunkan. Sebab tindakan pencatutan yang dilakukan FPI dianggap tidak etis, karena tanpa izin dari PCNU Sumenep.

Namun, panitia pengajian berkilah dan menyatakan telah mendapat izin dari Rais Syuriyah NU Sumenep.

Akan tetapi, berdasarkan klarifikasi yang diberikan oleh Ketua Tanfidziyah PCNU Sumenep, KH. Taufiq FM mengaku bahwa pihaknya tidak pernah ada perizinan pencantuman bendera NU di kegiatan FPI.

Sementara itu, warga NU merasa resah dengan perilaku FPI yang beberapa kali mencatut lambang, logo dan nama kiai-kiai NU.

“Sebelumnya mohon maaf kepada masyarakat NU Sumenep. Nama saya beberapa kali dicatut di kegiatan mereka tanpa izin dan klarifikasi terlebih dahulu. Secara pribadi saya tidak terlibat dalam acara dan kegiatan selain ke-NU-an,” tegas KH. Pandji Taufiq.

Sedangkan, Sekretaris PCNU Sumenep Zainul Hasan merasa tersinggung dengan pencatutan bendera NU di kegiatan FPI.

Pihaknya menegaskan agar lambang-lambang ke-NU-an tidak dicatut tanpa izin oleh pihak manapun.

“Saya wajibkan ormas apapun yang mau menggunakan bendera NU harus pamit sebelumnya,” tegas Hasan.

Menurut Zainul Hasan, lambang-lambang NU perlu dicopot dari kegiatan apapun apabila dipasang tanpa meminta izin terlebih dahulu.

Hal senada disampaikan Ketua Ikatan Sarjana NU Sumenep, KH. Muhammad Husnan. Ia menyatakan pihaknya akan bersikap tegas dan bendera NU harus diturunkan, dicabut dari kegiatan selain ke-NU-an.

Baca Juga:  Badrodin Haiti, Mantan Kapolri yang Jadi Bos BUMN Bergaji Fantastis dan Kunci Posisi Strategis di PSSI

Untuk itu, kalangan muda NU yang terhimpun dari berbagai elemen seperti pengurus Lakpesdam, Pengurus PC IPNU dan Banser NU Sumenep meminta agar bendera NU diturunkan pada kegiatan yang dilaksanakan oleh FPI.

Pada akhirnya, bendera NU pun diturunkan oleh pihak FPI. Sebab kegiatan tersebut murni dilaksanakan FPI dan tak ada sangkut pautnya dengan NU.

Advertisement

Berita Populer