Connect with us

Bisnis

Susi Klaim Malaysia Tiru Cara Dirinya untuk Berantas Kapal Pencuri Ikan

JARRAK.ID

Published

on

Menteri Kelautan dan Periksa, Susi Pudjiastuti (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti mengatakan bahwa Malaysia meniru cara yang dilakukan dirinya dalam memberantasan pencurian ikan dengan cara meledakkan kapal.

“Mereka mengikuti jejak kita. Itu satu-satunya cara efektif untuk menunjukkan kedaulatan negara,” kata Susi sebelum kegiatan penenggelaman kapal asing di Pontianak, Minggu, (06/10/2019).

Susi menegaskan penenggelaman kapal juga dimaksudkan untuk memberikan efek jera.

“Kalau lelang, menang dengan Rp 2 miliar, bisa dibeli lagi oleh sindikat mereka. Itu (nilai lelangnya) kecil buat mereka,” kata Susi.

Sementara kapal asing yang berlayar untuk menangkap ikan biasanya rombongan dan tiap trip rombongan mendapatkan hasil tangkap ilegal senilai Rp 10 miliar per kapal.

Lebih jauh Susi menyebutkan penenggelaman kapal sangat berpengaruh terhadap nilai ekspor ikan Indonesia. Tidak hanya itu, nilai tukar nelayan pun naik. Maka sangat penting segala upaya dilakukan untuk mempertahankan kekayaan alam Indonesia.

“Ikan merupakan potensi sumber daya alam yang dapat diperbaharui, beda dengan kepala sawit, atau tambang.”

Potensi ikan di Indonesia sangat besar, sehingga sumber daya ini sangat penting dijaga agar lestari. Hal ini yang mendasari pemerintah mengeluarkan regulasi terkait alat tangkap nelayan.

Ke depannya, Susi memperkirakan kebutuhan akan pangan meningkat dan konflik politik di masa depan adalah pangan dan energi. Masalahnya, penduduk Indonesia bertambah setengah persen setiap tahunnya.

“Kita perlu makan, maka kita harus support masyarakat dengan makanan yang kaya protein,” katanya.

Kementerian Kelautan dan Perikanan pada pekan ini menenggelamkan 42 kapal asing kasus pencurian ikan di Indonesia. Di Kalimantan Barat telah dihancurkan 21 kapal asing. Tiga di antaranya telah dihancurkan menggunakan alat berat di Pemangkat, Kabupaten Sambas. Sebanyak 18 kapal lainnya ditenggelamkan diperairan Tanjung Datuk, Kabupaten Mempawah, yang dipimpin langsung oleh Menteri Susi Pudjiastuti.

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Advertisement

Populer