Connect with us

Politik

Sosialisasikan Konsensus Dasar Bernegara, Ivan Doly: Libatkan Seluruh Komponen Masyarakat

JARRAK.ID

Published

on

JAKARTA – JARRAK.ID – Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi Partai Golkar Ivan Doly Goltum serukan pentingnya keterlibatan publik luas dalam upaya penanaman dan sosialisasi pilar berbangsa dan bernegara. Menurut dia, partisipasi seluruh komponen masyarakat akan berdampak pada pemahaman dan jangkauan yang lebih masif.

“Dalam mensosialisasikan empat konsensus dasar kehidupan berbangsa dan bernegara,  seluruh komponen  masyarakat perlu dilibatkan. Hal tersebut bertujuan agar sosialisasi lebih masif dan punya daya jangkau lebih luas,” sebu Ivan dalam kegiatan Sosialisasi Empat Konsensus Dasar Berbangsa dan Bernegara di Kelurahan Kedaung Kali Angke, Cengkareng Jakarta Barat,  Selasa sore (13/02/2018).

Acara tersebut dihadiri oleh sekitar 100 orang peserta yakni dari perwakilan kelompok wanita, Karang Taruna, Kaukus Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), serta tokoh masyarakat Kelurahan Kedaung Kali Angke.  Ketua DPD Partai Golkar Jakarta Barat, Tupardjo, juga hadir mendampingi Ivan sebagai pemateri.

Menurut Ivan, anggota DPR, MPR, dan DPD RI telah diamantkan UU untuk mensosialisasikan Empat Konsensus Dasar Berbangsa dan Bernegara kepada masyarakat. Penanaman pemahaman efektif tentang nilai dasar bernegara sangat penting di tengah problem sosial masyarakat.

Dalam setahun, lanjut Ivan, sosialisasi  yang harus diselenggarakan  anggota DPR, MPR, dan DPD RI berjumlah empat kali. Meski begitu, frekuensi tersebut belumlah cukup untuk menjangkau seluruh komponen masyarakat.

Untuk itu, Ivan mengapresiasi usulan dari peserta konsensus agar skema sosialisasi melibatkan komponen masyarakat. Sosialisasi, bagi Ivan, perlu desain yang lebih masif dan produktif sehingga bisa menyentuh emosi, pikiran, dan laku publik.

“Usul tersebut merupakan usulan yang bagus dan saya akan komunikasi kepada pimpinan MPR RI,” ujar DPR RI Dapil III DKI Jakarta itu.

Desain Baru Sosialisasi

Selain itu, optimalisasi peran lembaga penyiaran terkait kegiatan dan program sosialisasi empat konsensus dasar adalah usulan lain dari peserta. Bahkan, Ivan menyambut baik gagasan itu mengingat sejauh ini lembaga siar merupakan medium paling efektif untuk mentransfer informasi dan edukasi kepada masyarakat.

Lanjut Ivan, budaya masyarakat Indonesia yang lebih suka menonton daripada membaca, akan sangat efektif bila Sosialisasi Empat Konsensus Dasar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara melibatkan lembaga siar.

“Bisa dalam bentuk program news features, atau built in ke dalam program-program siaran yang ada, seperti berita maupun program hiburan,” tutur Ivan.

Menurut Ivan, empat konsensus dasar yang meliputi Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI, merupakan bahasan strategis untuk dilaksanakan.

Hal itu sebagai upaya mempertahankan nilai kesatuan dan persatuan masyarakat bangsa. Selain itu, empat konsensus dasar juga berfungsi membina kehidupan berbangsa dan bernegara secara santun dan harmonis.

“Dalam situasi bangsa kita sekarang, berbagai aspek kehidupan mengalami guncangan yang nyaris merusak sendi dan tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara. Dalam hal ini, antara lain menyebabkan sebagian masyarakat kehilangan jati diri sebagai bangsa Indonesia dengan lebih mengagungkan bangsa lain dibandingkan bangsanya sendiri,” tegas Ivan.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, Ivan berharap semua komponen masyarakat bisa membangun kesamaan visi dan persepsi. Empat pilar, bagi Ivan, akan menjadi perekat kerukunan dan kedamaian masyarakat.

Sehingga melalui ini, masyarakat memiliki tanggungjawab moril untuk bersama-sama membangun kemajuan Indonesia dan DKI Jakarta.

“Gelaran sosialisasi ini menjadi sarana untuk menanamkan caracter building lapisan masyarakat. Semua harus dilibatkan. Untuk menjamin keutuhan persaudaraan dan gotong-royong sebagai bagian fundamental dari Pancasila,” tutup Ivan.

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer