Connect with us

Daerah

Soekarwo Tegas Tolak Beras Sachet Bulog Jika Berasal dari Impor

JARRAK.ID

Published

on

Gubernur Jawa Timur, Soekarwo (Doc. Net)

SURABAYA – JARRAK.ID – Gubernur Jawa Timur (Jatim), Soekarwo  tak mempermasalahkan beras sachet berisi 200 gram yang resmi dikeluarkan oleh Perum Badan Urusan Logistik (Bulog). Hanya saja gubernur menginginkan sachet tersebut idealnya berisi beras lokal. Pasalnya hal ini untuk mengapresiasi para petani di Indonesia.

“Kalau beras sachetan diisi beras lokal kami mendukung. Tetapi kalau dalam kemasan tersebut diisi beras impor kami menolak,” tegas Soekarwo saat ditemui usai rapat paripurna, di gedung DPRD Jatim, Kamis, (31/05/2018).

Menurut Soekarwo, yang paling penting saat ini adalah untuk meningkatkan beras lokal pemerintah harus memberikan bantuan kepada Gabungan Kelompok Tani (gapoktan) lewat kredit usaha rakyat (KUR). Dimana pinjaman tersebut digunakan membeli alat pengering gabah padi.

“Dengan bantuan tersebut beras lokal di Indonesia akan meningkat dan beras impor tidak lagi ada di Indonesia,” ujar Soekarwo.

Untuk stok beras saat ini masih normal dan harga tetap stabil. Hanya saja untuk saat ini Pemprov Jatim lagi menstabilkan harga bawang putih karena stoknya saat ini mulai kosong di pasaran.

Bahkan ia menambahkan, beras dalam kemasan sachet tersebut tidak akan menganggu tata niaga beras di Jatim. Karena beras tersebut murah, sehingga mudah diakses oleh konsumen.

Baca Juga:  Buwas: Beras Impor ke Indonesia Sudah Rusak Selama Perjalanan

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Berita Populer