Connect with us

Daerah

Soal Skandal Pesan Porno, Polisi Masih Menunggu Laporan Via Vallen

JARRAK.ID

Published

on

Via Vallent (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Skandal pesan porno yang dikirimi pesepakbola Tanah Air kepada Pedangdut Via Vallen di akun Instagramnya terus menggema. Via merahasiakan identitas pelaku, meskipun telah banyak asumsi di netizen.

Merespon hal tersebut, polisi meminta pelantun lagu ‘Sayang’ itu untuk melaporkan ke pihak berwajib jika memang merasa dirugikan.

“Bila Via Vallen merasa sebagai korban pelecehan dan meminta keadilan, silahkan laporkan. Polri sesuai dengan tugas dan fungsinya akan melayani, melindungi dan mengayomi,” ungkap Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Mohammad Iqbal, Kamis (7/6/2018), dilansir detikcom.

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Syahar Diantono mengungkapkan, jika Via membuat laporan polisi terkait kasusnya tersebut, maka Via akan dimintai keterangan.

Setelah itu, lanjut Syahar, penyidik juga akan mengumpulkan keterangan lainnya untuk menganalisa ada atau tidaknya unsur pidana.

“Dari situ yang bersangkutan akan dapat memberikan keterangannya. Nanti penyidik akan menganalisa laporan tersebut,” ungkap Syahar.

“Tentu akan ada tindak lanjutnya dengan memanggil pihak-pihak terkait untuk mengumpulkan keterangan. Bila nanti keterangan sudah terkumpul, akan bisa disimpulkan ada atau tidak tindak pidananya,” imbuh dia.

Seperti diketahui, pedangdut Via Vallen mengalami hal tak mengenakkan di media sosial Instagramnya. Via menerima direct message (DM) dari seorang pesepakbola Indonesia dengan isi yang porno.

Bahkan, dalam pesannya, pesepakbola tersebut meminta Via Vallen untuk datang ke kamarnya dengan mengenakan pakaian seksi. Merasa terusik, Via lalu mengunggah screenshot DM yang dikirimkan kepadanya.

Baca Juga:  Anies Biayai Perjalanan Ratna Ke Chile, Gerindra: Jika Sesuai Aturan, Tak Masalah

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Berita Populer