Connect with us

Politik

Soal Relawan Kardus, Gerindra: Biasa, Jokowi Stres Karena Dibayangi Kekalahan

JARRAK.ID

Published

on

Presiden Joko Widodo (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Ferry Juliantono menegaskan tidak terlalu ambil pusing soal pernyataan Presiden Joko Widodo, yang menyebut Projo bukan relawan kardus.

Menurut Ferry, Jokowi sengaja melempar pernyataan itu karena mulai khawatir kalah dari pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

“Mungkin presiden yang stres dan menjadi emosional dengan mengeluarkan pernyataan seperti itu,” kata Ferry, Minggu, (16/09/2018) dilansir CNNIndonesia.com.

Selain itu, pernyataan Jokowi menunjukkan ekspresi kepanikan karena sudah dalam bayang-bayang kekalahan.

“Karena pencitraannya sudah enggak laku lagi dan bayang bayang kekalahan sudah di depan mata,” lanjutnya.

Kata ‘kardus’ menjadi populer di politik nasional setelah dilontarkan oleh Wakil Sekjen Demokrat Andi Arief beberapa waktu lalu.

Andi kala itu menyebut menyebut Prabowo sebagai jenderal ‘kardus’ karena memilih Sandiaga Salahuddin Uno menjadi cawapresnya.

Ferry menyebut pihaknya tidak tersinggung dengan ucapan Jokowi. Justru kata Ferry, semakin Jokowi sering menyindir Prabowo, maka Jokowi akan kehilangan wibawanya.

“Menurut saya presiden sudah kehilangan kehormatannya dan kami tidak akan menanggapinya,” ujar Ferry.

“Rakyat yang akan membalasnya, bukan kami,” lanjut Ferry.

Jokowi menyebut kata ‘kardus’ saat berpidato di hadapan relawan pendukungnya yang tergabung dalam Projo atau Pro Jokowi. Dia menyebut Projo bukan relawan kardus.

Mantan Wali Kota Solo itu tak merinci makna kardus yang dimaksud. Dia hanya mengatakan bahwa relawan Projo selama ini terkenal militan dan memiliki daya juang tinggi.

“Saya meyakini relawan Projo ini bukan relawan kardus, betul-betul relawan yang militansi, daya juang tinggi, dan ingin ikut memperbaiki negara,” ujar Jokowi usai memberikan arahan tertutup dalam rapat kerja nasional IV Projo di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, kemarin.

Jokowi lalu meminta agar para relawan pendukung untuk selalu beradu program dan gagasan selama masa Pilpres 2019. Relawan pendukung, lanjutnya, tak boleh menggunakan isu Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan (SARA) untuk menyerang calon lain.

Baca Juga:  Sering Komentar Ngaco, Fadli Zon Minta PSI Belajar Politik Dulu

“Dari dulu, kan, kita selalu menyampaikan optimisme, program, apa yang sudah kita kerjakan. Saya kira kontestasi ini harus diisi adu program, adu ide, gagasan, ini akan mendewasakan dan mematangkan cara-cara berpolitik masyarakat,” imbuh Jokowi.

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Berita Populer