Connect with us

Politik

Soal Pembekuan Akun Twitter @LawanPolitikJKW, PKB: Protesnya Jangan ke Jokowi

JARRAK.ID

Published

on

Politikus PKB, Daniel Johan (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PKB, Daniel Johan meminta pemerintah tidak diseret dalam pembekuan beberapa akun media sosial Twitter, termasuk akun @LawanPolitikJKW milik Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean.

Apalagi kata Daniel, pemerintah melalui Menkominfo, Rudiantara sudah menjelaskan bahwa pembekuan itu bukan atas dasar permintaan pemerintah. Jadi siapapun yang merasa dirugikan kata Daniel, selayaknya protes ke admin masing-masing.

“Jadi, setiap orang yang merasa dirugikan langsung saja protes ke admin sosial medianya masing-masing. Jadi tidak pantas jika menyebut ada campur tangan pemerintah dibalik pembekuan tersebut. Itu tidak benar,” ujar Daniel Johan kepada wartawan, Kamis, (14/06/2018).

Menurut Daniel, pemerintah tidak mungkin disibukkan hanya mengurus berbagai akun Twitter. Pasalnya kata Daniel, banyak tugas yang lebih krusial yang harus diselesaikan pemerintah.

“Dan memang tidak perlu juga pemerintah melakukan itu kecuali memang yang isinya melanggar UU. Masih banyak tugas pemerintah yang jauh lebih penting ketimbang ngurusin akun pengkritik,” ucap Daniel.

Menkominfo Rudiantara membantah pembekuan sejumlah akun Twitter ini ada kaitannya dengan pemerintah. Pihaknya tidak memberi perintah apa-apa.

“Saya sudah cek di kantor dan pastikan tidak ada permintaan suspend atau take down dari Kominfo,” kata Rudiantara beberapa waktu lalu.

Baca Juga:  Pilpres 2019, PKB Tak Dukung Jokowi Jika Tak Miliki Agenda Ini

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Berita Populer