Connect with us

Daerah

Soal Nama Pulau Reklamasi, Nasdem DKI Jakarta Sebut Anies Miskin Jargon

JARRAK.ID

Published

on

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – DPW NasDem DKI Jakarta mengkritik Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan soal nama tiga pulau reklamasi yang tidak menggambarkan karakter Jakarta. Sebelumnya Anies mengumumkan nama baru Pulau c, D, dan G menjadi Kita, Maju dan Bersama.

“Iya Pak Anies mungkin kekurangan jargon. Saya kira seharusnya nama pulau itu yang menggambarkan kejakartaan,” kata Ketua NasDem DKI Jakarta Bestari Barus di Jakarta, Senin, (26/11/2018).

Menurut Bestari, Anies seharusnya bisa mempertimbangkan nama-nama pahlawan. Kendati demikian, Bestari enggan mempermasalahkan nama pulau yang diberikan Anies tersebut.

“Ya kesenangan hati gubernur, ya tidak apa-apa, ya. Kalau bisa, pulau itu boleh menuansakan pahlawan DKI kan bagus, pulau Jayakarta gitu kan, untuk menghormati Pangeran Jayakarta. Pulau Husni Thamrin sebagai pahlawan,” ucapnya.

Diserahkan Kepada BUMD

Selain itu, Bestari juga sepakat pengelolaan fasos dan fasum pulau reklamasi diserahkan kepada BUMD Jakarta Propertindo (Jakpro). Penunjukan tersebut diakui Bestari merupakan kewenangan Anies sebagai gubernur.

“Itu memang kewenangan diberikan ke gubernur. Silakan BUMD atau dinas atau siapa kan memang harus begitu, nggak ada masalah,” tutur Anies.

Anies Baswedan sebelumnya mengubah nama tiga pulau reklamasi menjadi Pantai Kita, Maju, dan Bersama. Nama tersebut mempunyai makna tersendiri.

“Maknanya untuk masa depan. Bahwa ke depan ini menjadi wilayah tempat kita, salah satu tempat bisa merasakan laut, pantai, dan merasakan kemajuan bersama,” ujar Anies di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin, (26/11/2018).

Perubahan nama Pulau C, D, dan G ini merupakan Keputusan Gubernur Nomor 1744 Tahun 2018 tentang Penamaan Kawasan Pantai Kita, Kawasan Pantai Maju, dan Kawasan Pantai Bersama Kota Administrasi Jakarta Utara.

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Advertisement

Populer