Connect with us

Elektoral

Soal Gugatan Prabowo ke MK, Pakar: Link Berita Nyaris Mustahil Buktikan Kecurangan Pemilu

JARRAK.ID

Published

on

Gedung MK (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Pakar hukum pidana, Indriyanto Seno Adji mengatakan bahwa link berita sebagaimana dilampir dalam gugatan kubu Prabowo-Sandiaga Uno ke Mahkamah Konstitusi (MK), sulit dijadikan dasar adanya kecurangan dalam pelaksanaan Pemilu 2019.

“Dalam sistem proses peradilan, bukti link berita ini masih memerlukan pembuktian akurasi kebenaran tidaknya. Jadi tidak bisa diartikan secara faktual sebagai kebenaran bukti hukumnya,” kata Indriyanto Seno Adji, di Jakarta, Sabtu, (08/06/2019).

Menurutnya, alasan-alasan dan link berita dalam permohonan yang diajukan, yakni seperti adanya penyalahgunaan penyelenggaraan pemilu dengan menggunakan institusi Polri bukanlah alasan dan obyek yang diisyaratkan sebagai sengketa Pilpres.

“Khususnya tentang masalah selisih perhitungan suara yang signifikan. Alasan-alasan yang diajukan tidak menjadi obyek sengketa Pilpres dan MK tidak akan menerima alasan-alasan permohonan yang mengandung di dalamnya unreasonable process,” ungkapnya.

Jika tim kuasa hukum Prabowo-Sandi hanya mengedepankan link berita untuk membuktikan kecurangan dalam pelaksanaan Pemilu 2019, maka mereka akan menemui kesulitan dan kendala.

“Jadinya, kendala hukum akan ditemui oleh Tim Kuasa Hukumnya,” ucapnya.

Seperti diketahui, MK telah menerima permohonan gugatan sengketa hasil Pilpres 2019 yang diajukan kuasa hukum pasangan Prabowo-Sandiaga. Selanjutnya pada 11 Juni 2019 mendatang, MK akan melakukan verifikasi dari dokumen tersebut untuk kemudian dicatat dalam buku registrasi perkara konsitusi.

Dalam gugatan, tim kuasa hukum Prabowo-Sandi pun melampirkan surat kuasa ditambah 51 bukti. Pada berkas bukti yang disampaikan telah dirinci sehingga dapat memenuhi persyaratan formal.

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Advertisement

Populer