SETETES INSPIRASI DARI PANDEMIK COVID 19 SELAMA DIAM DIRUMAH MENJADI KARYA LUKIS SEBAGAI CATATAN SEJARAH KELAM DUNIA.

2 min read

Jakarta, Jarrak.id | Pelukis Bagyo Begy dengan gaya kontemporer nya menggali inspirasi di kondisi Pandemik Covid-19, selama ini diam dan bekerja dirumah. Pria kelahiran Jakarta tepatnya di cempaka indah No. 12 harapan mulia kemayoran. Lukisannya ia beri judul “Catatan kelam dunia”.

Judul : Catatan Kelam Dunia ” , ukuran 120 x100 cm, akrilik diatas kanvas,tahun : 2020.

Terserah ku dalam menyikapi kondisi pandemi Covid-19, ini adalah mengendapkan emosi yang liar untuk tetap dirumah dan terus olah kreatif sebagi terapi jiwa untuk tidak larut dalam rasa ketakutan dan gelisah dan kondisi pandemik ini malah mendatangkan inspirasi sebagai catatan hidup dalam kanvas sebagai jejak sejarah dunia yang kelam dan dialami semua umat manusia.

Suatu keuntungan besar bagi ku dalam proses ini untuk dapat meng ekspresikan volume kegelisahan serta menjadi sarana rekreasi diri dalam proses olah kreatip yang kulakukan” kata Bagyo.

Sehingga karya ini menjadi media perenungan bagi generasiku kedepan khususnya dan semua orang pada umumnya untuk selalu berfikir dan melangkah positip dalam menyayangi diri sendiri agar tidak menjadi bencana bagi dirinya dalam menyikapi masalah kehidupan yang kita alami, Imbuhnya.

Baik secara individu maupun universal, dengan tujuan menjaga diri dengan menguasai ego dan tahu diri hingga merasa sayang pada diri sendiri maupun sesama untuk saling mengingatkan dalam segala hal agar dijauhkan dari berbagai macam musibah, katanya.

Ia juga mengatakan bahwa “Dengan strategi inilah aku egoku sendiri agar akal sehat semakin kuat untuk bekerja dirumah dalam usaha memutuskan peyebaran virus Covid-19 ”.

Hikmah dibalik ini menurutku adalah agar kita dapat meningkatkan kasih sayang pada diri sendiri khususnya dan semua orang pada umumnya untuk saling asah,asih dan asuh yang dilandasi dengan keluhuran kasih sayang tersebut, agar dapat memahami bahwa virus Covid-19 bagaikan keangkuhan dan kebiadaban yang dapat kita saksikan bersama. Pungkasnya.

Editor: GR

Sumber: Bagyo Begy