Connect with us

Mancanegara

Sering Kritik Presiden Xi Jinping, Aktivis China ditangkap Saat Wawancara Media

JARRAK.ID

Published

on

Sun Wenguang ditangkap pemerintah China saat sedang wawancara dengan media (Foto: AFP)

TIONGKOK – JARRAK.ID – Sungguh malang nasib Sun. Pengkritik yang sering melancarkan kritikan kepada pemerintah China itu tiba-tiba menghilang tanpa jejak. Menghilangnya Sun berbarengan dengan datangnya sejumlah aparat keamanan bersenjata lengkap ke rumahnya.

Saat para aparat kemanan tersebut menyerbu rumah Sun, dirinya diketahui tengah melakukan sebuah wawancara dengan salah satu jaringan televisi yang berafiliasi dengan pemerintah Amerika Serikat, VOA.

Sun Wenguang, begitu masyarakat Tiongkok mengenalnya. Ia merupakan seorang mantan akademisi yang saat ini telah purna dari pekerjaannya itu. umur Sun pun tak lagi muda, belakangan ia diketahui telah memasuki usia 80 tahun.

“Polisi hadir di sini untuk kembali mengganggu,” kata Sun dari rumahnya di Provinsi Shandong kepada pewawancara beberapa waktu lalu.

“Kamu tidak berhak masuk ke rumah saya. Saya punya hak untuk berbicara secara bebas,” demikian percakapan yang sempat tertangkap oleh stasiun televisi Amerika Serikat itu.

Tertangkapnya rekaman dramatis Sun dan wawancaranya dengan stasiun televisi AS itu menjadi bukti bahwa selama ini ada upaya membangun citra positif terhadap Presiden Xi Jinping yang dilakukan oleh Partai Komunis sebagai penguasa. Bahkan pemerintah China juga tak segan untuk ‘menghabisi’ siapapun yang mencoba mengkritik pemerintah.

Sebelumnya, Sun diketahui pernah menulis surat terbuka kepada Presiden Xi pada bulan lalu. Surat tersebut berisi kritik atas diplomasi dana tak terbatas di Afrika.

Menurut VOA dan foto surat yang diunggah di dunia maya namun tidak bisa diverifikasi oleh AFP, surat itu ditulis ketika presiden China itu melakukan kunjungan ke Afrika.

Dalam salah satu bagian dalam rekaman itu terdengar Sun bertanya kepada petugas keamanan.

“Dengarkan pendapat saya, apakah itu salah?” tanya Sun.

Baca Juga:  Bulan Ini, Armenia Akan Miliki Perdana Menteri Baru

“Rakyat di sini miskin. Jangan buang-buang uang kita di Afrika,” ujarnya dan mengatakan kepada tamu tak diundang itu bahwa “membuang uang seperti itu tidak bagus untuk negara dan rakyat kita” sebelum sambungan telpon putus.

Tak hanya sebagai mantan akademisi, Sun juga merupakan seorang aktivis kawakan di China. Bahkan eksistensinya selalu diawasi oleh pemerintah China.

Sepak terjang Sun sudah tak dapat diragukan lagi. Dia tercatat merupakan salah satu pihak yang menandatangani Bab 08, manifesto pro-demokrasi, yaitu sebuah dokumen yang dengan cepat disensor pemerintah dan menyebabkan salah seorang penanda tangan lain yang juga pemenang hadiah Nobel Liu Xiabo harus mendekam di penjara.

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Berita Populer