Connect with us

Daerah

Sempat Ricuh, Ini Alasan Pendemo Nekat Lucuti Kain Hitam Penutup Logo KPK

JARRAK.ID

Published

on

Massa pendemo saat melepaskan kain hitam yang menutupi logo KPK (Doc. Istimewa)

JAKARTA – JARRAK.ID – Aksi demonstrasi di depan gedung KPK sempat ricuh karena massa dari Himpunan Aktivis Milenial (HAM) Indonesia meminta pegawai KPK untuk melepaskan kain hitam yang menutupi logo KPK.

Namun permintaan mereka diabaikan. Massa kemudian masuk ke lobi gedung KPK dan nekat melepaskan penutup logo KPK tersebut.

Massa aksi dari Himpunan Aktivis Milenial (HAM) Indonesia di KPK (Doc. JARRAK)

Sempat terlihat ketegangan antara massa pendemo dengan pegawai KPK.

“Gedung KPK milik negara, bukan milik pegawai KPK. Jadi terpaksa kita lepaskan karena boikot semacam ini tidak dibenarkan,” kata Koordinator Nasional (Koornas) HAM Indonesia, Asep Irama dalam orasinya.

Asep mengatakan, aksi demonstrasi dalam rangka mengingatkan KPK bahwa mereka bukan malaikat, sehingga perlu evaluasi dan koreksi.

“Sehingga kita setuju UU KPK direvisi. KPK bukan malaikat, mereka juga berpotensi melakukan kesalahan. Makanya kita ingatkan mereka,” tegas dia.

Massa juga menuntut Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang dan Wadah Pegawai KPK meminta maaf secara terbuka, karena sudah menggelar konferensi pers ilegal soal dugaan pelanggaran etik Firli Bahuri.

“Ada skenario busuk untuk menjatuhkan reputasi dan nama baik Firli. Saut dan WP KPK harus meminta maaf secara terbuka,” tandas Asep.

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Advertisement

Populer