Connect with us

Mancanegara

Sekalipun Diancam AS, Erdogan Ngotot Beli Sistem Pertahanan Udara Rusia

JARRAK.ID

Published

on

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan (Doc. Net)

ISTANBUL – JARRAK.ID – Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan tetap akan membeli sistem pertahanan milik Rusia, sekalipun mendapatkan kecaman dari Amerika Serikat (AS).

Pernyataan itu Erdogan ungkapkan saat diwawancara stasiun televisi TGRT Haber, Senin (25/03/2019).

Sebelumnya Amerika Serikat (AS) berencana membekukan persiapan pengiriman pesawat jet F-35 ke Turki.

Hal ini sengaja dilakukan, usai Turki tetap memutuskan membeli sistem pertahanan udara dari Rusia.

AS mencapai titik puncak dalam perselisihan dengan Turki, sekutu NATO mereka. Langkah itu dilakukan setelah AS gagal menyakinkan Presiden Tayyep Erdogan pembelian sistem pertahanan udara dari Rusia dapat merusak kesepakatan F-35.

“S-400 itu komputer, F-35 itu komputer, Anda tidak menghubungkan komputer Anda dengan komputer lawan dan pada dasarnya itu yang kami lakukan,” kata Pelaksana Tugas Asisten Menteri Pertahanan bidang Urusan Keamanan Internasional AS, Katie Wheelbarger, pada Kamis (21/03/2019) pekan lalu.

Kendati demikian, Wheelbarger menegaskan keputusan pembekuan pembelian masih belum dilakukan Amerika.

Tapi sekarang pertimbangan Amerik untuk membatalkan pengiriman jet yang dibangun Lockheed Martin itu sedang diproses.

“Ada keputusan yang terus mencul tentang hal-hal yang disampaikan sebagai antisipasi mereka mengambil alih pesawat itu jadi banyak hal yang bisa dihentikan untuk mengirim sinyal kepada mereka (bahwa kami serius),” kata Wheelbarger.

Baca Juga:  Tak Hanya Indonesia, Beberapa Negara Ini Juga Miliki Tradisi Mudik

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Berita Populer