Connect with us

Daerah

Sebut Pengaruh Habib Rizieq Anjlok, FPI: Survei LSI Pesanan!

JARRAK.ID

Published

on

Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Pentolan Front Pembela Islam (FPI), Munarman menyebut bahwa Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab selama ini berjuang bukan demi kepentingan popularitas, melainkan untuk mendapatkan ridha Allah. Demikian disampaikan Munarwan menanggapi hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) yang menyebut pengaruh Habib Rizieq menurun sejak tersangkut masalah hukum.

“Habib Rizieq semata mata mencari ridha Allah SWT, bukan mencari popularitas,” ujar Munarman di Jakarta, Kamis, (15/11/2018).

Menurut Munarwan, survei LSI Denny JA ada kecenderungan hasilnya hanya sesuai dengan pesanan pihak tertentu. Sehingga kata Munarman, survei LSI tidak netral.

“LSI bukan lagi sekedar memetakan, tapi sudah menjadi lembaga propaganda untuk kepentingan pihak tertentu,” tutur Munarman.

Sebelumnya, hasil survei LSI Denny JA menyatakan bAhwa pengaruh Rizieq Shihab turun signifikan selama tinggal di Mekkah, Arab Saudi. Hasil survei terbagi menjadi tiga segmen untuk melihat pengaruh Rizieq Shihab di mata masyarakat. Ketiga segmen tersebut antara lain tingkat pengenalan, tingkat kesukaan, dan mengikuti imbalannya.

Pada segmen tingkat pengenalan, masyarakat yang mengenal Rizieq meningkat yakni 48,7 persen pada Desember 2016 naik menjadi 53,4 persen pada Oktober 2018. Kemudian di segmen tingkat kesukaan, masyarakat yang suka dengan Rizieq menurun, yakni 67,3 persen pada Desember 2016, menjadi 52,9 persen pada Oktober 2018.

Di segmen mengikuti imbauannya, kalangan yang mengikuti imbauan Rizieq menurun drastis. Pada Desember 2016, kalangan yang mengikuti amanat Rizieq sebanyak 31,4 persen laluturun menjadi 17,0 persen pada Oktober 2018.

“Sejak ke Arab Saudi dalam waktu yang lama dan dicitrakan berkasus hukum, pengaruh Habib Rizieq Shihab berkurang signifikan,” Ucap peneliti Ikrama Masloman di kantor LSI Denny JA, Jakarta Timur, Rabu (14/11/2018).

Hasil survei LSI Denny JA bertajuk Ulama dan Elektoralnya dilakukan 10-19 Oktober dengan melibatkan 1.200 responden di 34 provinsi. Wawancara dilakukan secara tatap muka menggunakan kuesioner terhadap responden yang terpilih melalui metode multistage random sampling.

“Dengan margin of error sebesar kurang lebih 2,8 persen. Survei ini dibiayai sendiri oleh LSI Denny JA,” imbuh Ikrama.

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Advertisement

Populer