Connect with us

Mancanegara

Sebanyak 94 Orang Tewas Dibombardir Pasukan Suriah di Ghouta Timur

JARRAK.ID

Published

on

DAMASKUS – JARRAK.ID – Pasukan militer Suriah kembali memakan korban. Serangan yang dilakukan dalam 24 jam tersebut menewaskan sebanyak 94 orang yang rata-rata rakyat sipil di Ghouta timur pada Senin, (19/02/18).

Eskalasi konflik ini terjadi seiring pasukan pro-pemerintah Suriah mulai memasuki wilayah Afrin yang dikusai Kurdi, untuk memerangi pasukan Turki yang tengah melancarkan operasi militer di daerah Ghouta timur.

BBC mewartakan, serangan tersebut bukan saja menyerang warga sipil tapi juga toko roti, gudang dan fasilitas lain untuk menyimpan persediaan makanan.

Ghouta Timur adalah kantong oposisi pemerintahan Suriah, di bawah Presiden Bashar al-Assad akan selalu dibumihanguskan.

Ghouta Timur sejak tahun 2012 telah dikusai oposisi. Dan di Ghouta Timur adalah kantong terakhir yang dikusai oposisi di sekitar Damaskus. Presiden Bashar al-Assad telah mengerahkan pasukan tambahan sebagai upaya untuk merebut kembali wilayah tersebut.

Sementara itu, sekitar 400.000 penduduk sipil masih tinggal di Ghouta Timur, yang telah dikepung pemerintah sejak 2013. Tak ayal jika rakyat sipil juga kena sasaran militer Suriah.

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia mengatakan, serangan udara, tembakan roket dan gempuran di daerah pinggiran Damaskus juga melukai 325 lainnya. Observatorium yang bermarkas di Inggris ini juga menyebutkan bahwa eskalasi terbaru dimulai pada Minggu (18/02), dan memakan 18 korban termasuk anak-anak.

“Tujuan membombardir Ghouta Timur untuk membuka jalan bagi serangan darat,” ujar kepala Observatory, Rami Abdel Rahman seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (20/02).

Awal bulan ini saja, pasukan pemerintah Suriah melancarkan serangan-serangan udara selama 5 hari di Ghouta Timur, yang dilaporkan menewaskan sekitar 250 warga sipil dan melukai ratusan orang lainnya. Kemudian setelah berhari-hari tenang, pemerintah kembali menembakkan roket-roket ke Ghouta Timur.

Baca Juga:  Serangan Koalisi AS Bidik Pusat Penelitian Senjata Kimia dan Basis Militer Suriah

Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Senin (19/02) menyatakan, serangan yang menargetkan warga sipil di Ghouta Timur “harus dihentikan sekarang.”

“Ini penting untuk mengakhiri penderitaan manusia yang tidak masuk akal ini.” Demikian disampaikan Panos Moumtizis, Koordinator Kemanusiaan Regional PBB untuk Krisis Suriah dalam sebuah pernyataan.

PPB juga menyebutkan pekan lalu bahwa saat ini konflik di Suriah masuk dalam pertempuran terburuk dalam perang yang memasuki tahun kedelapan. Konflik multisisi telah membunuh ratusan sribu orang dan mengusir jutaan orang dari rumah mereka.

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer