Connect with us

Other

Seandainya Jadi Presiden, Rocky Gerung Akan Copot Kepala BIN

JARRAK.ID

Published

on

Rocky Gerung (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Pengamat politik Rocky Gerung menyesalkan insiden penusukan terhadap Menko Polhukam, Wiranto di Pandeglang, Banten beberapa waktu lalu.

Padahal kata dia, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Budi Gunawan mengaku sudah mengendus pelaku penusukan Wiranto sejak tiga bulan sebelumnya.

Terlebih, tersangka bernama Syahrial Alamsyah (SA) alias Abu Rara dan istrinya Fitria Andriana bisa berbaur dengan masyarakat lain saat menyambut Wiranto, sesaat sebelum insiden penusukan.

Ia juga menyoroti klaim aparat kepolisian dan BIN yang langsung melabeli pelaku sebagai jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

“Bagaimana BIN menyatakan bahwa tersangka adalah anggota JAD dengan cepat?” kata Rocky Gerung dalam program Sarita, sarinya berita yang dipandu presenter Rahma Sarita di Realita TV, Sabtu (12/10/2019).

Jika memang BIN mendeteksi keberadaan dan jaringan Abu Rara, maka kata Rocky penusukan terhadap Wiranto bisa dicegah.

“Kalau memang dia sudah terdeteksi sebagai sel dari JAD, seharusnya sebelum pisau itu menusuk Pak Wiranto, tersangka sudah ketahuan dan bisa diamankan,” sambungnya.

Oleh karenanya, ia berpandangan insiden tersebut menjadi kritikan pedas bagi BIN dalam menjalankan tugasnya. Dosen filsafat Universitas Indonesia (UI) ini menilai sidah sepantasnya Budi Gunawan dicopot.

“Kalau saya jadi presiden, sebagai kepala negara maka saya akan mencopot Kepala BIN. Bukannya justru melontarkan pernyataan yang seolah-olah membelah masyarakat, bahwa ada kelompok radikal dan semua jadi saling tuding,” tegasnya.

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Advertisement

Populer