Connect with us

Politik

Seandainya Ahok Jalani Hukuman di LP Cipinang, Gerindra: Pasti Dia Ambil Bebas Bersyarat

JARRAK.ID

Published

on

Wasekjen Partai Gerindra, Andre Rosiade (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Wasekjen Partai Gerindra, Andre Rosiade justru menyinggung soal penempatan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok di Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok yang menjadi penyebab Ahok menolak bebas bersyarat soal kasus penistaan agama yang dituduhkan kepadanya.

Kalau seandainya sejak vonis hakim Ahok dipindahkan ke Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Cipinang, Andre yakin Ahok akan menerima status bebas bersyarat tersebut.

“Intinya itu haknya Pak Ahok. Mungkin dia menikmati, coba kalau dia di Lapas Cipinang? Mungkin diterima bebas bersyarat itu,” kata anggota Badan Komunikasi DPP Gerindra Andre Rosiade kepada wartawan, Rabu, (11/07/2018).

Kendati demikian, Andre mengaku menghormati sikap Ahok. Tetapi Andre tetap menekankan kalau Ahok dipindahkan ke Lapas Cipinang atau yang lainnya, Ahok pasti mempertimbangkan bebas bersyarat tersebut.

“Jadi ya intinya bagi kami menghormati hak Pak Ahok. Itu hak pribadi beliau tapi bicara di luar itu, setiap kita tahu seorang narapidana selalu ingin keluar cepat dan ingin merasakan bebas bersyarat karena merasakan lapas, tidak nyaman di lapas,” sebut Andre.

“Beda dengan Pak Ahok. Pak Ahok tak merasakan lapas,” imbuhnya.

Sebelumnya, Ahok divonis pada 9 Mei 2017 dengan hukuman 2 tahun penjara. Dia dinyatakan terbukti bersalah melakukan penodaan agama atas pernyataan soal Surat Al-Maidah 51 saat berkunjung ke Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu.

Sejatinya, Ahok bisa mendapatkan pembebasan bersyarat pada bulan Agustus mendatang. Tetapi Ahok memilih untuk bebas murni dan menolak bebas bersyarat tersebut.

“Beliau sebenarnya bisa pembebasan bersyarat pada bulan Agustus, namun sampai saat ini sepertinya beliau ingin bebas murni,” kata Dirjen PAS Sri Puguh Budi Utami.

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Advertisement

Populer