Connect with us

Politik

Sandiaga Uno: Jangan Semua Perkataan Tokoh Dianggap Makar!

JARRAK.ID

Published

on

Calon Wakil Presiden, Sandiaga Uno (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Cawapres Sandiaga Uno meminta agar tidak semua perkataan tokoh dianggap sebagai perbuatan yang mengarah pada tindakan makar.

Pasalnya kata eks Wagub DKI Jakarta itu, semua tokoh memiliki harapan dan keinginan yang sama, agar Indonesia menjadi lebih baik ke depan.

“Jangan semua ungkapan ini dibelokkan ke pasal makar. Karena semua berkeinginan positif, optimis Indonesia yang lebih baik, adil makmur baldatun toyyibatun warobbun ghofur,” ujar Sandiaga di Sekretariat Nasional, Jalan HOS Cokroaminoto, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu, (12/05/2019).

Sandiaga kemudian mencontohkan kasus yang menimpa politikus Partai Gerindra, Permadi Satrio Wiwoho.

Di mana dalam video yang beredar, Permadi bicara soal revolusi ke sejumlah orang dalam suatu ruangan.

“Beliau juga di zaman sebelum reformasi mengalami begitu banyak masalah seperti ini dan atas pernyataan yang beliau… atas apa yang mereka sampaikan itu adalah menginginkan suatu perubahan agar sistem pemilu dan demokrasi kita lebih baik,” ujar Sandi.

Dalam video yang beredar, Permadi bicara soal pihak yang mengikuti angkara murka dengan pihak yang mengikuti cita-cita mulia. Dia kemudian bicara soal revolusi.

“Sekarang ini saya katakan, Tuhan sedang menyaring manusia Indonesia seperti gabah den interi. Mana yang ikut angkara murka, mana yang ikut budi luhur. Sesudah terkristalisasi, pasti akan bertemu, bertempur, korbannya sangat-sangat banyak. Tadi saya katakan, apa yang dikemukakan oleh Bapak seluruhnya benar, tetapi tidak bisa diselesaikan dengan perundingan, dengan konstitusi, dengan apa pun, kecuali dengan revolusi,” demikian ucapan Permadi seperti dalam video yang beredar.

Pemerintah, dalam hal ini Kemenko Polhuman membentuk Tim Asistensi Hukum. Tim tersebut saat ini tengah mengkaji aktivitas 13 tokoh mulai dari Bachtiar Nasir hingga Amien Rais.

Baca Juga:  Eni Maulani Sebut Suap Pembangunan PLTU Riau-1 Direstui Ketum Golkar

“Banyak, ada 13 kalau nggak salah dipaparkan fakta-faktanya. Rapat terakhir ya, 13. Aktivitas itu antara lain yang saya ingat itu mengenai Bachtiar Nasir; kedua, Kivlan Zen kalau nggak salah; ketiga, Eggi Sudjana, antara lain ya, yang saya ingat; dan juga Amien Rais, dan juga habib siapa itu saya nggak ingat namanya,” ujar anggota Tim Asistensi Hukum Kemenko Polhukam, Prof Romli Atmasasmita, Sabtu, (11/05/2019).

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Berita Populer