Connect with us

Politik

Said Didu Ungkap Bobrok Divestasi Saham Freeport, SBY Ikut Komentar

JARRAK.ID

Published

on

Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto dalam jumpa pers usai pertemuan di Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat, 21 Desember 2018 (Doc. JARRAK)

JAKARTA – JARRAK.ID – Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ikut memberikan komentar soal cuitan mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Said Didu.

Sebelumnya, Said Didu melalui akun Twitternya berbicara panjang soal divestasi saham PT Freeport Indonsia (PTFI) sebesar 51% oleh pemerintah melalui penugasan kepada PT Inalum (Persero).

Melalui akun Twitternya, seperti dilihat Jarrak.id, Jumat (28/12/2018), SBY mengapresiasi apa yang disampaikan oleh Said Didu.

Saya baru membaca kultwit Pak Said Didu ttg isu divestasi saham Freeport. Penjelasan yg sangat informatif, utuh, mendidik, “fair & balanced“,” cuit SBY.

Menurut SBY, dirinya memahami kompleksitas persoalan dan dilema yang dihadapi dalam menetapkan kebijalan soal Freeport.

Pak Said Didu secara implisit juga mengatakan setiap pemerintah ingin tetapkan pilihan yg tepat & berbuat yg terbaik bagi bangsa & negaranya,” ujarnya.

SBY juga mengapresiasi karena Said Didu tidak mengambil keputusan sepihak untuk menyalahkan pemerintahan Soeharto, SBY dan Jokowi soal Freeport.

Saya menaruh rasa hormat. Bapak Said Didu telah ambil risiko dgn “telling the truth”. Saya tahu iktikad Bapak baik. Tuhan, Allah SWT mencatatNya,” kata SBY.

Di twit terakhirnya berkaitan dengan Freeport, SBY mengatakan Didu sudah membeberkan fakta secara benar.

“Pak Said Didu juga telah berikan pelajaran berharga: “Tidak selalu MEMBENARKAN YG KUAT, tetapi berani PERKUAT KEBENARAN”,” tambahnya.

Didu sebelumnya membuat kultwit sebanyak 100 poin yang membahas panjang lebar pro kontra divestasi saham Freeport Indonesia.

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Advertisement

Populer