Connect with us

Bisnis

Saham Xiaomi Mulai Melantai di Bursa Hongkong, Ini Hitung-hitungan Kekayaan Para Bosnya

JARRAK.ID

Published

on

Ilustrasi (Doc. Net)

HONGKONG – JARRAK.ID – Siapa yang tak kenal dengan nama Xiaomi. Perusahaan ponsel pintar yang berbasis di Tiongkok ini punya segmen pasar dan daya tarik tersendiri. Termasuk di beberapa negara Asia, salah satunya Indonesia.

Xiaomi memang baru beberapa tahun ini dikenal oleh masyarakat luas, namun jangan salah, perusahaan yang telah menelurkan sejumlah ponsel pintar seperti seri Redmi, Mi, dan juga Redmi Note itu kini sahamnya telah melantai di bursa Hongkong.

Saham Xiaomi diketahui telah mulai diperdagangkan di Hongkong pada Senin, (09/07/2018). Langkah Xiaomi ini otomatis menjadi sumber kekayaan baru bagi para Eksekutif mereka. Bahkan bukan tidak mungkin para eksekutif Xiaomi akan memperoleh keuntungan dalam jumlah yang lebih besar.

Hitung-hitung soal keuntungan dari bisnis Xiaomi, mungkin Lei Jun menjadi orang paling kaya dan mendapat keuntungan paling besar dari perusahaan ponsel pintar tersebut. Lei Jun adalah CEO yang sekaligus pendiri dari Xiaomi. Ia diketahui memegang saham sebesar 29% atau jika dalam bentuk uang bernilai sekitar 14 Miliar Dollar AS.

Selain saham yang ia pegang sejumlah 29% tersebut, Lei baru-baru ini juga dikabarkan mendapat tambahan saham baru sejumlah 1,5 Miliar dolar AS. Saham tambahan tersebut diberikan untuk Lei karena ia dianggap sosok paling berjasa untuk perusahaan.

Lei Jun sendiri sebenarnya sudah menjadi milliarder sebelum mendirikan Xiaomi. Ia tercatat pernah menjadi CEO sekaligus Chairman dari perusahaan perangkat lunak bernama Kingsoft. Perusahaan tersebut berbasis di China dan mulai melantai di bursa sejak tahun 2007.

Tak hanya itu, pundi-pundi kekayaan Lei Jun sebelum di Xiaomi juga berasal dari sebuah perusahaan belanja online yang pernah ia dirikan meski belakangan kemudian perusahaan tersebut dijual kepada Amazon dengan harga 75 juta dolar AS.

Baca Juga:  Dirjen Migas yang Baru Terpilih Berjanji Rampungkan Kontrak Bagi Hasil

Mulai melantainya saham Xiaomi di bursa Hongkong nyatanya tak hanya membawa untung besar untuk Lei Jun. Ada tiga sosok lain di Xiaomi yang juga kecipratan untung besar. Salah satunya adalah Presiden Xiaomi Lin Bin.

Lin Bin sebelum menjadi salah satu pendiri Xiaomi tercatat pernah memulai karirnya di beberapa perusahaan teknologi. Sejak tahun 1990-an Lin sudah memulai berkarir di Microsoft sebagai teknisi. Tak hanya itu, karir teknologi Lin sebelum bersama-sama Lei Jun adalah sebagai bagian dari Google China. Lin kala itu berperan penting atas pengembangan China Mobile Search dan juga aplikasi android.

Selain Lin Bin, sosok lain yang mendapatkan untung besar adalah Li Wangqiang. Ia merupakan salah satu kolega Lei Jun saat sama-sama berada di Kingsoft. Li Wangqiang tercatat memegang saham Xiaomi sebesar 2,9%. Jabatan Li di Xiaomi saat ini adalah kepala e-commerce dan juga salah satu wakil presiden Xiaomi.

Satu lagi sosok kaya di Xiaomi adalah Wong Kat. Wong tercatat punya saham Xiaomi senilai 1,5 Milliar dolar AS. Sebelum di Xiaomi, Wong pernah berkarir untuk Microsoft sebagai pekerja di bagian multimedia. Saat di Xiaomi kini Wong memegang kendali tim Wifi dan salah satu sosok berjasa mengembangkan penyimpanan perusahaan yang berbasis awan (cloud).

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Berita Populer