Connect with us

Daerah

Sah, Kejari Sumenep Tahan Dua Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Renovasi Pasar Pragaan

HOLIDI

Published

on

Kejari Sumenep resmi menahan dua tersangka kasus dugaan korupsi renovasi Pasar Pragaan. Keduanya akan ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Klas IIB Sumenep (Doc. Istimewa)

SUMENEP – JARRAK.ID – Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep, Madura, Jawa Timur resmi menahan dua tersangka kasus dugaan korupsi renovasi Pasar Pragaan, Rabu, (05/12/2018). Keduanya adalah Babur Rahman selaku pelaksana proyek dan Koko Adriyanto sebagai Konsultas Pengawas.

Kasus tersebut merupakan pelimpahan tahap kedua dari penyidik Polres Sumenep berikut tersangka dan barang bukti kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Sebagaimana diketahui, Babur Rahman sebagai pelaksana proyek renovasi Pasar Pragaan diduga melakukan perbuatan tindak pidana korupsi yang mengakibatkan kerugian negara mencapai Rp.676.857.499 dari nilai kontrak pekerjaan fisik sebesar Rp2.456.456.000. Adapun sumber anggaran tersebut berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Pemkab Sumenep pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumenep tahun 2014.

Sedangkan Koko Adriyanto sebagai Konsultas Pengawas mengatakan bahwa pengerjaan proyek tersebut sudah sesuai dengan spesifikasi teknis, dan Rencana Anggaran Biaya (RAB) sebagaimana tercantum dalam kontrak. Padahal kenyataannya tidak demikian.

Kasi Intel Kejari Sumenep, Rahadian Wisnu Whardana mengatakan, pihaknya terus melakukan pengembangan dalam rangka menemukan tersangka baru dalam kasus tersebut. Sedangkan dua tersangka akan ditahan untuk 20 hari ke depan demi kepentingan penyidikan dan penanganan perkara.

Selain itu kata Wisnu, kejaksaan akan segera membuat dakwaan kepada dua tersangka untuk selanjutnya diserahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) di Surabaya.

“Kami segera buat dakwaan dan melimpahkan ke pengadilan,” kata Wisnu kepada sejumlah awak media.

Wisnu mengatakan, kejaksaan sengaja menahan kedua tersangka untuk menghindari tersangka melarikan diri, merusak barang bukti dan melakukan tindak pidana serupa.

“JPU menahan dua tersangka di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Sumenep selama 20 hari terhitung sejak hari ini,” tandas Wisnu.

Kedua tersangka dijerat dengan Pasal 2 dan 3 Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU RI Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. pasal 55 ayat (1) ke-l KUHP.

Advertisement

Populer