Connect with us

Politik

Sah, Golkar Tendang Anggota DPRD Mataram yang Korupsi Dana Bantuan Gempa Lombok

JARRAK.ID

Published

on

Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartanto (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Partai Golkar resmi memecat anggota DPRD Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang terbukti melakukan tindak pidana korupsi terhadap dana bantuan bagi gempa Lombok, yang sedianya akan digunakan untuk rehabilitasi gedung sekolah yang mengalami kerusakan.

“Kita langsung berhentikan,” ujar Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartanto, di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan, Sabtu, (15/09/2018).

Airlangga menegaskan bahwa partainya tidak main-main dan akan menindak tegas, bagi setiap kadernya yang diketahui korupsi.

“Kalau kasus per kasus partai golkar kan mengambil tindakan yang tegas. Itu kan kasus per kasus satu orang nah, itu kan Golkar juga tegas,” ucapnya.

Sebelumnya Kejaksaan Negeri (Kejari) Mataram menggelar operasi tangkap tangan (OTT) untuk dana bantuan rehabilitasi fasilitas pendidikan yang terdampak bencana gempa bumi Lombok. Salah satu yang ditangkap adalah anggota DPRD Kota Mataram dari Partai Golkar.

OTT itu dilakukan di sebuah warung makan di kawasan pertokoan Cakranegara, Kota Mataram, Jumat (14/09/2018) sekitar pukul 09.30 Wita.

Dalam OTT itu, pihak kejaksaan berhasil mengamankan barang bukti uang tunai sebesar Rp 30 juta dari tangan tersangka, yaitu seorang anggota Dewan dari Fraksi Partai Golkar Kota Mataram berinisial HM.

Kejari Mataram juga mengamankan HS, yang memiliki jabatan strategis di Dinas Pendidikan Kota Mataram, serta CT, yang berposisi sebagai kontraktor dalam proyek rehabilitasi gedung pendidikan terdampak gempa.

“Oknum HM terbukti telah melakukan pemerasan kepada HS dan CT. Tersangka dikenakan Pasal 12e UU Tipikor,” kata Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Mataram I Ketut Sumedana kepada wartawan.

Baca Juga:  Penyelesaian Kasus HAM Masa Lalu, Prasetyo Sebut Bukan Hanya Tugas Kejagung

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Berita Populer