Connect with us

Elektoral

Sah Dilantik, Ini Sejumlah Kekecewaan kepada Kabinet Baru Jokowi

JARRAK.ID

Published

on

Jajaran Kabinet Indonesia Maju 2019-2024 saat dilantik Presiden Joko Widodo di Istana Negara pada Rabu, 23 Oktober 2019 (Doc. Net)

YOGYAKARTA – JARRAK.ID – Pelantikan Jajaran Kabinet Indonesia Maju 2019-2024 telah dilaksanakan pada Rabu (23/10/2019) di komplek Istana Negara. Meski begitu, komposisi kabinet baru periode 2 Jokowi ini menyisakan banyak pertanyaan di berbagai kalangan.

Posisi Mendikbud dan Menristek, misalnya. Pasalnya, dalam sejarahnya, tidak pernah ada pelaku ekonomi yang memimpin dua kementerian tersebut.

“Baru sekarang Kemendikbud dan Kemenristekdikti dijabat pelaku ekonomi,” kata pengamat media dan komunikasi politik UGM , Fathurrahman Hasbul, melalui akun twitter @FathorrahmanHas.

Senada dengan Fathrorahman Hasbul, Koordinator Nasional Densus 26 Nahdlatul Ulama Kiai Umaruddin Masdar menyinggung dan menyampaikan kekecewaannya terhadap komposisi kabinet yang tidak melibatkan Nahdlatul Ulama.

Namun demikian, dirinya dan warga Nahdlatul Ulama mengaku akan tetap menjaga dan mencintai NKRI.

“Saat Orba NU disingkirkan total. Jabatan Kepala KUA pun tidak boleh dari NU. Tapi NU tetap cinta NKRI. Saat Pilpres NU berdarah-darah menangkan Pak Jokowi. Doa, hizb, harta dan jiwa raga semua dikerahkan. Meski kecewa, saya percaya NU tetaplah NU, taat kepada pemerintah dan lahir batin jaga NKRI,” ujarnya kepada Jarrak.id.

Seperti diketahui, pada Kabinet Kerja 2014-2019, Menteri Sosial berlatar belakang Aktivis Nahdlatul Ulama Khofifah Indar Parawansa. Menteri Pendidikan & Kebudayaan dijabat mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang Prof. Muhadjir Effendy. Menteri Riset, Tekhnologi & Pendidikan Tinggi dijabat oleh Prof. Mohamad Nasir, Ph.D, mantan Rektor Universitas Diponegoro Semarang.

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Advertisement

Populer