Connect with us

Bisnis

Rupiah Terus Terpuruk, Ramalan Rizal Ramli Terbukti Benar: Pemerintah Sombong

JARRAK.ID

Published

on

Rizal Ramli (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Mantan Menteri Koordinator bidang Kemaritiman, Rizal Ramli mengatakan bahwa ramalannya setahun yang lalu soal anjloknya nilai tukar rupiah terbukti benar.

Menurut Rizal, rupiah semakin terkapar karena pemerintah sombong dan tak mau mendengarkan peringatan yang pernah dia sampaikan.

“Saya sudah bicarakan ini sejak setahun yang lalu, pejabat pemerintah sibuk bela diri, benar kok fundamental ekonomi Indonesia kuat, baik-baik saja,” ujar Rizal Ramli saat ditemui Tribun Jabar di Unpas Jalan Taman Sari No 6-8 Bandung, beberapa waktu lalu.

Rizal menyebutkan bahwa dirinya memang fokus memperhatikan indeks perekonomian dalam dua tahun terakhir pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Menteri Keuangan, Sri Mulyani.

Rizal kemudian mencatat, setidaknya ada tiga indeks yang bisa dijadikan indikator anjloknya nilai tukar rupiah.

Pertama, Rizal mengatakan ekonomi Indonesia sudah tiga tahun mandet, ekonomi yang biasanya tumbuh 6 persen lebih, namun selama tiga tahun terakhir ini hanya 0 persen.

Kedua, risiko makro ekonomi semakin tinggi, karena sumber ekonomi, daya beli, dan transaksi penjualan yang ikut merosot.

Rizal yakin hal tersebut terjadi karena pengelolaan ekonomi yang tidak hati-hati atau tidak prodan.

“Divisit neraca perdagangan dan transaksi berjalan negatif, padahal seharusnya negara-negara di Asia tenggara rata-rata saat ini tengah mengalami positif,” jelasnya.

Ketiga, Neraca pembayaran juga negatif. Rizal mengungkapka artinya, keseimbangan primer di APBN, apabila negatif maka negara meminjam sekedar untuk membayar bunga pinjaman saja.

Semua indikator menunjukkan negatif, neraca perdagangan, neraca transaksi, neraca pembayaran, dan primary balance.

“Ini yang kejadian sudah setahun yang lalu saya sudah ngomong lampu kuning, lampu setengah merah, kok,” ujar Rizal.

Rizal mengungkapkan, akhirnya Jokowi mengakui bahwa ekonomi Indonesia saat ini sedang sakit, transaksi perdagangan negatif, impor lebih banyak dari pada ekspor.

Baca Juga:  Polisi Buka Peluang Adanya Tersangka Baru dalam Kasus Hoaks Ratna Sarumpaet

Rizal pun menilai pemerintah terlalu banyak membantah, dan terlalu banyak memberikan keterangan palsu.

“Hanya informasi baik saja yang disiarkan, namun informasi buruk ditutup-tutupi,” tandas Rizal.

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Berita Populer