Connect with us

Bisnis

Rupiah Keok, Sri Mulyani: Masyarakat Tidak Perlu Panik

JARRAK.ID

Published

on

Menteri Keuangan, Sri Mulyani (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID– Pemerintah meminta masyarakat tetap tenang dan tidak panik menyikapi pelemahan nilai tukar rupiah.

Pasalnya, pemerintah terus melakukan berbagai upaya untuk menstabilkan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan pelemahan nilai tukar saat ini disebabkan gonjang-ganjing perekonomian global. Selain perang dagang antara AS dan China, gejolak ekonomi yang melanda Turki, Venezuela hingga Argentina membuat investor khawatir menempatkan dananya di negara berkembang termasuk Indonesia.

“Seperti hari ini banyak fund manager rebalancing. Sekarang semua fund manager menganggap emerging market bersiko sehingga mereka menghindar,” tutur Sri Mulyani di Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu, (05/09/2018).

Menurut Sri Mulyani, investor asing melihat makro ekonomi dan inflasi masih bagus, sekalipun neraca berjalan Indonesia mengalami defisit.

Hal itu terlihat dari investasi portofolio yang tercatat minus US$ 1,2 miliar di kuartal I-2018 dan hanya masuk US$ 0,1 miliar di kuartal II-2018. Investasi portofolio sendiri merupakan catatan arus masuk modal asing ke pasar saham dan keuangan.

Namun untuk mengatasi hal itu, pemerintah mengambil langkah dengan menaikkan pajak penghasilan (PPh) impor terhadap 1.147 komoditas. Tujuannya tentu untuk mengerem impor yang menjadi pemberat dari defisit transaksi berjalan

“Neraca pembayaran kita dianggap merupakan bagian yang harus kita address. Maka sekarang kita address isu itu. Kalau dari sisi kebijakan monter dan fiskal, APBN kita defisit menurun, dan moneter tetap menjaga inflasi rendah,” terangnya.

Sri Mulyani mengimbau masyarakat tidak perlu panik berlebihan melihat pelemahan rupiah. Dia meminta agar masyarakat tetap percaya pemerintah dan BI tidak tinggal diam.

“Kondisi memang berubah, namun pemerintah ingin menyampaikan ke masyarakat, pemerintah tetap siap siaga,” kata Sri Mulyani.

Baca Juga:  World Bank: Penggunaan Batu Bara Bakal Anjlok Dalam 30 Tahun

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Berita Populer