Connect with us

Bisnis

Rupiah Anjlok, Sandiaga Uno: Pemerintah Wajib Stop Impor Pangan!

JARRAK.ID

Published

on

Pasangan bakal calon presiden dan calon wakil Presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno saat menggelar konferensi pers di di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Jumat (7/9/2018) (Foto: Kompas.com)

JAKARTA – JARRAK.ID – Bakal calon wakil presiden, Sandiaga Uno menilai rapuhnya dasar-dasar perekonomian Indonesia menjadi penyebab anjloknya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Oleh karena itu, Sandiaga meminta pemerintah bergerak cepat dengan melakukan berbagai kebijakan yang efektif dalam mendorong stabilitas nilai tukar rupiah.

Sandiaga menjelaskan langkah-langkah yang harus dilakukan pemerintah. Yang pertama ialah pemerintah harus mengurangi kebiasaan mengimpor bahan pangan serta barang-barang yang tidak termasuk dalam kebutuhan pokok.

“Mendayagunakan ekonomi nasional untuk mengurangi impor pangan dan impor barang konsumsi yang tidak urgen, bersifat pemborosan, dan barang mewah yang ikut mendorong kenaikan harga-harga bahan pokok,” kata Sandiaga saat menggelar jumpa pers di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat, (07/09/2018).

Selain itu mereka mengusulkan pemerintah untuk tidak boros dalam menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Mereka menginginkan pemerintah bisa menggunakan APBN dan APBD secara bijaksana agar terciptanya lapangan pekerjaan.

“Mengurangi secara signifikan pengeluaran pengeluaran APBN dan APBD yang bersifat konsumtif, seremonial, dan yang tidak mendorong penciptaan lapangan kerja,” lanjut Sandiaga.

Baca Juga:  Sah, Pemerintah Akan Sanksi Pemda yang Ngotot Rekrut Tenaga Pendidik Honorer

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Berita Populer