RRI, Wadah Informasi dan Edukasi Kemajuan Bangsa, dan Pesan Anti Korupsi

3 min read

Jakarta, Jarrak.id | Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) H. Firli Bahuri hari ini, 11 September 2020, kita segenap rakyat Indonesia khususnya insan dan pencinta radio, kembali memperingati berdirinya Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia LPP RRI Ke-75 Tahun, dimana peringatan HUT RRI tahun ini memang berbeda mengingat negara kita masih berada di masa pandemi Covid-19.

‘Bangkit Untuk Indonesia Maju’ yang menjadi tema HUT RRI, menunjukkan kepada kita semua bahwasanya RRI selalu hadir untuk kebangkitan dan kemajuan bangsa, sesuai dengan tujuan awal didirikannya RRI lebih dari setengah abad lalu sebagai alat perjuangan dan alat revolusi seluruh bangsa Indonesia dengan mengutamakan persatuan bangsa dan keselamatan negara.

Saya tumbuh dan besar bersama RRI. Hanya radio yang mampu dibeli ayah kala itu sebagai hiburan sekaligus pusat informasi dan siaran RRI lah yang selalu kami dengar dirumah sederhana kami di Dusun Lontar Komering Sumatera Selatan kata Firli.

Dari siaran RRI pula lah, saya mendengar informasi penerimaan calon anggota kepolisian dan siaran RRI juga yang selalu menemani saya dimasa pendidikan hingga menjadi seorang bintara ungkap Firli.

Masih melekat dalam ingatan saya, 33 tahun lalu, saat menjalani pendidikan hingga menjadi seorang bintara polisi, dimana zaman itu semua serba terbatas dan memprihatinkan kata Firli.

Firli mengatakan “Dulu saya tidur hanya beralasan jas hujan (poncol) dengan bantal ransel. Sering menahan lapar dan yang paling berat menepis kerinduan dengan ibu dan saudara di kampung halaman”. Syukur Alhamdulillah masa-masa itu dapat saya hadapi, jalani serta lalui dan terasa sedikit ringan dengan ditemani siaran RRI.

Kondisi RRI saat ini sungguh sangat berbeda dengan zaman dulu. Bukan lagi hanya menyiarkan informasi, edukasi dan hiburan melalui udara, namun RRI zaman now sudah dapat dilihat dan ditonton melalui HP karena sudah memiliki multiplatform media seperti RRINet (audio visual) seperti kanal youtube, podcast video dan lain sebagainya

KPK mengucapkan banyak terimakasih kepada RRI yang telah mem publish tugas dan capaian KPK mulai dari langkah-langkah pencegahan mulai dari edukasi pendidikan untuk merubah mindset dan culture set masyarakat agar terhindar dari perilaku koruptif, program perbaikan dan penguatan sistem untuk menutup celah korupsi, hingga langkah penindakan terhadap pelaku korupsi, melalui siaran radio, youtube, podcst, berita onlie dan lain sebagainya.

Firli mengatakan bahwa saya sendiri sudah beberapa kali diberikan kesempatan diundang oleh RRI baik di pusat maupun di daerah, untuk menyampaikan pesan-pesan anti korupsi sekaligus mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif bersama KPK dan seluruh ekaponen bangsa lainnya, dalam upaya pemberantasan korupsi, yang telah menjadi laten di negeri ini.

Firli yakin, dengan jangkauan luas dihampir seluruh wilayah NKRI ditambah produk media kekinian yang sesuai dengan zaman now, pesan anti korupsi KPK bukan hanya dapat didengar, tapi dilihat dan ditonton melalui RRI dan jaringan medianya.

RRI yang memiliki jaringan terluas di Indonesia sampai saat ini tetap konsisten menjadi saluran berita paling netral dan terpercaya dimana selalu memberikan beragam informasi dan berita-berita yang aktual yang dikemas secara apik dan eksklusif.

RRI juga memiliki komitmen penuh dalam membangun karakter bangsa dimana janji triprastya sudah tentu terpatri dihati sanubari dan jiwa seluruh insan RRI.

Selain itu, RRI juga memiliki peranan penting dalam membingkai sajian beragam budaya lokal sebagai instrumen pemersatu bangsa, penguat NKRI.

Selamat ulang tahun RRI, semoga selalu mengudara dan tetap ‘online’ sebagai wadah pemersatu dan motor penggerak perubahan dan peradapan bangsa kita, kearah yang semakin baik, sesai dengan cita-cita didirikannya negara ini untuk melindungi, memajukan kesejahteraan dan mencerdaskan kehidupan segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia, dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas hingga pulau Rote.

Editor: GR/Wok