Connect with us

Daerah

Rommy Ajukan Praperadilan, KPK Tak Gentar

JARRAK.ID

Published

on

Tersangka kasus dugaan jual beli jabatan di Kementerian Agama (Kemenag), M Romahurmuziy atau Rommy (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku siap menghadapi gugatan praperadilan yang diajukan Eks Ketum PPP, M Romahurmuziy atau Rommy dalam kasus dugaan jual beli jabatan di Kemenag.

“KPK juga menerima surat dari Pengadilan Negeri Jakarta Selatan terkait dengan praperadilan yang diajukan oleh pemohon M Romahurmuziy,” kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu, (10/04/2019).

Febri memastikan, semua proses yang dilakukan KPK mulai dari OTT sampai penetapan tersangka Rommy sudah sesuai dengan prosedur.

“KPK pasti akan menghadapi praperadilan tersebut. Apalagi kami yakin dengan proses tangkap tangan yang dilakukan, bukti-bukti yang ada dan juga proses penyidikan yang sudah dilakukan,” ucapnya.

Rommy sendiri saat ini masih dibantarkan di RS Polri. Febri menyatakan KPK masih menunggu hasil diagnosis tim dokter RS Polri terkait penyakit Rommy.

“Sedangkan untuk status tersangka RMY sendiri status penahanannya sampai hari ini belum kembali ke rutan karena masih dalam proses pembantaran tahanan di RS Polri. Nanti kami tentu menunggu hasil dari pihak dokter terkait dengan status lebih lanjut,” jelasnya.

Rommy, yang merupakan anggota DPR sekaligus eks Ketum PPP, sebelumnya ditetapkan KPK sebagai tersangka karena diduga menerima suap Rp 300 juta. Duit itu diduga berasal dari Kepala Kantor Kemenag Gresik Muhammad Muafaq Wirahadi dan Kepala Kanwil Kemenag Jatim Haris Hasanuddin, yang juga telah menjadi tersangka pemberi suap.

Suap itu, disebut KPK, diberikan agar Rommy membantu proses seleksi jabatan keduanya. Muafaq diduga menyerahkan Rp 50 juta, sedangkan Haris Hasanuddin diduga memberi Rp 250 juta kepada Rommy.

KPK menduga Rommy bekerja sama dengan pihak internal Kemenag dalam membantu proses pengisian jabatan tersebut. Sebab, Rommy, yang duduk di Komisi XI DPR, tak punya kewenangan langsung melakukan proses seleksi di Kemenag.

Baca Juga:  Polri: Pembakaran Kendaraan di Jateng Dilakukan Kelompok Terlatih

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Berita Populer