Rizal Ramli Tantang Presiden Jokowi Akui Gagal Pimpin Pemerintahan

2 min read

SEMARANG – JARRAK.ID – Mantan Menko Kemaritiman, Rizal Ramli menantang Presiden Joko Widodo untuk berani menjelaskan kepada rakyat Indonesia soal kegagalan dalam pemerintahannya.

Rizal mencontohkan beberapa kebijakan gagal Jokowi diantaranya soal kedaulatan pangan dan pertumbuhan ekonomi.

Hal ini dapat dibuktikan dari semakin besarnya jumlah impor pangan dan pertumbuhan ekonomi yang stagnan di angka 5%.

“Pak Widodo dulu janji 7 persen tapi tidak sanggup. Kalau tidak sanggup mau ganti strategi tidak. Karena yang ini gagal kok, wajar donk kalau tawarkan strategi baru,” kata Rizal di Semarang, Sabtu, (02/03/2019).

Oleh karena itu, Rizal meminta Jokowi mengakui kegagalan dalam pemerintahan yang ia pimpin.

“Saya minta pak Widodo sportif mengakui kegagalan yang ada dan jelaskan strategi yang baru dalam 5 tahun kedepan,” Pungkas Rizal.

“Kalau ngaku maaf target tidak tercapai rakyat Indonesia seneng kok, ‘saya akan ganti strategi nih’. Tapi itu tidak keluar dari pak Widodo dan timnya,” tegasnya.

Terkait over klaim, Rizal memperingatkan agar Jokowi tidak asal klaim namu juga mengakui kinerja pemerintahan sebelumnya. Rizal menekankan pada UU Desa yang akhirnya membuat setiap desa mendapatkan dana Rp 1 Miliar. Menurutnya UU Desa itu perjuangan dari Asosiasi Kepala Desa dan Parade Nusantara yang kala itu Rizal Ramli mejadi ketua dewan pembinanya pada tahun 2012.

“Jadi tidak bisa pak Widodo klaim ini prestasi dia. Kami kok yang ‘digebuki’, panas-panasan. Tolong yang jujur yang fair kalau ada prestasi pemerintah sebelumnya akuilah jangan semua di klaim, itu tdak kesatria, malah membuat orang jijay,” ungkap Rizal.

Selain itu ada yang menarik dari perbincangan Rizal yang mengomentari soal Jokowi. Rizal mengaku kini tidak lagi memanggil “mas Jokowi” atau “pak Jokowi”. Kini Rizal memanggilnya dengan “pak Widodo”. Alasannya karena banyak data yang dilontarkan Jokowi ngawur.

“Banyak data ngawur, saya tidak mau panggil mas Jokowi, panggil pak Widodo,” katanya.