Connect with us

Bisnis

Rizal Ramli Sebut Kebijakan Impor Beras Aneh: Hanya Untuk Hidupkan Mafia

JARRAK.ID

Published

on

Rizal Ramli (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Mantan Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Sumber Daya, Rizal Ramli mengaku heran dengan kebijakan impor beras yang dikeluarkan Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita.

Rizal menyebut kebijakan impor sebagai kebijakan aneh, karena saat ini cadangan beras di gudang milik Bulog masih mencapai 2,4 juta ton, dan dianggap cukup memenuhi kebutuhan nasional sampai akhir tahun.

“Saya lihat stok di Bulog tadi sampai 1 juta ton. Tapi mohon maaf nih, kalau ada niat buat impor dengan menaikkan harga dan bikin konsumen ketakutan, itu jahat sekali,” kata RR di gedung Parlemen, Jakarta, Kamis, (20/09/2018).

Mantan Menko Perekonomian era Presiden Gus Dur itu menyebut bahwa kebijakan impor hanya akal-akalan para mafia, sehingga mengakibatkan petani dalam negeri menjadi korban.

“Jadi seolah-olah ini artificial scarcity, kelangkaan yang dibuat-buat. Bukan true scarcity, kelangkaan yang sebenarnya,” ungkapnya.

Rizal mengakui, jika stok beras berkurang karena kelangkaan yang sesungguhnya akibat badai El Nino, maka sangat dianjurkan mengimpor. Hal itu supaya stok pangan nasional aman.

“Kalau kelangkaan yang sesungguhnya saya masih puji, tapi kalau diada-adain mah itu sama saja bercanda,” pungkasnya.

Baca Juga:  Dirut Bulog Jadi ‘Korban’ Selanjutnya Pencopotan Rini Soemarno

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Berita Populer